Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yayasan Inisiatif Dagang Hijau dan APP Sinar Mas Laksanakan Restorasi Lanskap Sembilang

Bambang Abimanyu, Forest Suistanability Head PT RHM, yang merupakan mitra APP Sinar Mas mengatakan kegiatan lanskap berkelanjutan menyasar tiga desa di Muba Sumsel, yakni Desa Muara Merang, Desa Telang dan Desa Pagar Besi, yang didampingi anggota G-Cinde. Di mana, program restorasi lanskap berkelanjutan, bertujuan untuk memulihkan kondisi hutan gambut yang pernah terbakar di tahun 2015 lalu.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 31 Desember 2021  |  22:43 WIB
Yayasan Inisiatif Dagang Hijau dan APP Sinar Mas melaksanakan program restorasi lanskap Sembilang, Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.  - Istimewa
Yayasan Inisiatif Dagang Hijau dan APP Sinar Mas melaksanakan program restorasi lanskap Sembilang, Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU-- Program restorasi lanskap di kawasan TN Berbak Sembilang di Musi Banyuasin (Muba) Sumatra Selatan (Sumsel), merupakan kolaborasi nyata multi stakeholder, yakni Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH), APP Sinar Mas, Gerakan Cinta Desa (G-Cinde) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba Sumsel.

Bambang Abimanyu, Forest Suistanability Head PT RHM, yang merupakan mitra APP Sinar Mas mengatakan kegiatan lanskap berkelanjutan menyasar tiga desa di Muba Sumsel, yakni Desa Muara Merang, Desa Telang dan Desa Pagar Besi, yang didampingi anggota G-Cinde. Di mana, program restorasi lanskap berkelanjutan, bertujuan untuk memulihkan kondisi hutan gambut yang pernah terbakar di tahun 2015 lalu.

"Program tersebut tak hanya bermanfaat untuk mengembalikan ekosistem hutan gambut saja, namun juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di tiga desa di Kabupaten Muba Sumsel," ujarnya dalam siaran pers Jumat (31/12/2021).

Seperti di Dusun Pancoran Desa Muara Merang Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba Sumsel. Ratusan warga terserap dalam program lanskap berkelanjutan, yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Restorasi (MPR).

Ada sekitar 30 orang warga MPR yang diberdayakan, khususnya ibu-ibu di Dusun Pancoran, untuk melakukan pembibitan di lahan Nursery-Tumbuhan Jenis Tumbuhan Lokal, yang merupakan Program Kegiatan Restorasi Ekosistem Hutan, kerjasama antara PT APP Sinar Mas (PT BPP, PT RHM, PT SHP, PT TPJ), Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial ekonomi Kebijakan & Perubahan Iklim, KLHK, IDH dan G-Cinde.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) MPR di Dusun Pancoran Gendro Haryanto mengatakan program Nursery yang sudah dilakukan sejak tahun 2020 lalu, sudah menghasilkan sekitar 1.200-an bibit tembesu angin, yang sudah dijual ke APP Sinar Mas. Masyarakat pun bisa mengantongi sekitar Rp12 jutaan, dari hasil penjualan tersebut.

Lalu di bulan April 2021 lalu, ada sekitar 16.000-an bibit pohon untuk restorasi hutan gambut, seperti bibit Jelutung, Meranti, Pulai Pipit, Pinang, Durian dan Tumi. Ribuan bibit tersebut sudah dipesan oleh salah satu perusahaan, yang ditanam di lahan perusahaan sepanjang 9 hektare.

“Program pemberdayaan masyarakat di Dusun Pancoran Desa Muara Merang ini, sangat bermanfaat bagi kesejahteraan kepada masyarakat sekitar. Terutama untuk menambah pemasukan perekonomian kaum perempuan di sini,” ucapnya.

Bambang Abimanyu, menambahkan restorasi ekosistem di lanskap sembilang yang merupakan kerjasama APP Sinar Mas dan Yayasan IDH, menjadi langkah kombinasi ilmu pengetahuan dan keterlibatan masyarakat.

“Program Restorasi Lanskap Sembilang dengan sekitar 202.528 hektare, berada di TN Berbak Sembilang dan Suaka Margasatwa Dangku. Dengan adanya kolaborasi tersebut, menjadi langkah untuk perlindungan dan pengelolaan lanskap bisa secara berkelanjutan,” katanya.

Rehabilitasi kawasan hutan lindung sudah dijalankan PT RHM sejak tahun 2014, bekerjasama dengan masyarakat Dusun Pancoran Desa Muara Merang dengan membentuk Masyarakat Peduli Restorasi (MPR).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri sinarmas minyak sawit
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top