Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Nagari Berikan Bantuan Premi BPJAMSOSTEK Kepada 1.033 Nasabah dan Mitra

Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad menjelaskan 1.033 nasabah dan mitra itu merupakan pelaku UMKM, yang sebelumnya telah didaftarkan oleh Bank Nagari sebagai peserta BPJAMSOSTEK.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 29 Desember 2021  |  20:54 WIB
Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad (tiga kanan) usai menyerahkan bantuan premi BPJAMSOSTEK kepada nasabah dan mitra.  - Istimewa
Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad (tiga kanan) usai menyerahkan bantuan premi BPJAMSOSTEK kepada nasabah dan mitra. - Istimewa

Bisnis.com, PADANG - PT Bank Nagari memberikan bantuan premi BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.033 nasabah dan mitra. Hal ini merupakan inovasi Bank Nagari serta wujud kepedulian bank kepada nasabah dan mitra kerja.

Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad menjelaskan 1.033 nasabah dan mitra itu merupakan pelaku UMKM, yang sebelumnya telah didaftarkan oleh Bank Nagari sebagai peserta BPJAMSOSTEK.

"Sebagai bentuk kepedulian kami, para nasabah dan mitra kerja, makanya kami mendaftarkan mereka sebagai peserta BPJAMSOSTEK. Sebab belum semua nasabah dan mitra terdaftar dalam program hebat itu,” kata Irsyad, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (29/12/2021).

Dengan adanya bantuan premi itu, akan sangat membantu para nasabah dan mitra, mengingat pandemi Covid-19 masih melanda wilayah Sumbar khususnya.

Untuk itu, Bank Nagari lewat dana CSR nya hadir membantu nasabah dan mitra kerja, dengan mendaftarkan mereka sebagai peserta BPJAMSOSTEK.

“Nasabah dan mitra kami daftarkan dengan dua program, yakni program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Iuran mereka kami bayarkan untuk tiga bulan ke depan,” tegasnya.

Irsyad berharap, nasabah dan mitra kerja yang sudah didaftarkan sebagai peserta BPJAMSOSTEK selanjutkan tetap membayar iuran setelah tiga bulan berlangsung, sehingga manfaat dari program hebat pemerintah tetap bisa diterima.

“Iuran per bulan Rp16.800. Jadi sangat kecil nominalnya dibanding manfaat yang akan diterima oleh peserta nantinya,” sebutnya.

Sementara itu, Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbar Riau, Kepri Eko Yuyulianda meminta nasabah dan mitra kerja Bank Nagari meneruskan pembayaran iurannya setelah tiga bulan ke depan.

“Kami berharap pembayaran iuran nasabah dan mitra kerja Bank Nagari tetap berlanjut setelah tiga bulan ke depan. Tujuannya agar nasabah dan mitra merasakan manfaat dari program BPJAMSOSTEK,” ujarnya.

Eko menjelaskan dengan iuran Rp16.800 per bulan peserta akan terlindungi saat bekerja. Jika terjadi kejadian tak diharapkan maka peserta akan mendapatkan santunan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan.

Bila peserta meninggal dunia saat bekerja, maka ahli waris akan menerima Jaminan Kematian keluarganya yang menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

"Nilainya Rp42 juta. Jika peserta terdaftar selama tiga tahun, maka untuk yang punya anak, akan ada beasiswa sebesar Rp178 juta untuk biaya pendidikan anak dari SD hingga perguruan tinggi," ujarnya.

Untuk itu, Eko mengapresiasi Bank Nagari yang telah menyalurkan dana CSR nya untuk mendaftarkan nasabah dan mitra kerja sebagai peserta BPJAMSOSTEK.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bank Nagari. Semoga ini menjadi contoh bagi bank lain dan perusahaan yang ada di Sumbar," sebutnya.

Eko pun mengajak perbankan lainnya untuk menyalurkan dana CSR nya untuk membantu pekerja rentan dari risiko kerja yang mereka jalani.

"Sebab hingga saat ini masih banyak pekerja rentan yang belum mendapat perlindungan ketika bekerja,” kata Eko. (k56)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank nagari
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top