Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PAD Musi Banyuasin Lebihi Target Capai Rp350 Miliar

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mencatat realisasi pendapatan asli daerah atau PAD senilai Rp350 miliar atau melampaui target tahun ini yang sebanyak Rp330 miliar.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 26 November 2021  |  15:23 WIB
PAD Musi Banyuasin Lebihi Target Capai Rp350 Miliar
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mencatat realisasi pendapatan asli daerah atau PAD senilai Rp350 miliar atau melampaui target tahun ini yang sebanyak Rp330 miliar.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Musi Banyuasin (Muba) Riki Junaidi mengatakan pihaknya terus melakukan inovasi untuk meningkatkan PAD.

“Meskipun di tengah masa pandemi, dengan inovasi bisa meningkatkan PAD hingga mencapai 106,97% dari target,” katanya, Jumat (26/11/2021).

Riki menambahkan peningkatan PAD itu juga dipengaruhi oleh partisipasi semua pihak, termasuk masyarakat dan badan usaha yang patuh dan sadar pajak.

Atas pencapaian realisasi itu pula, kata dia, Pemkab Muba menargetkan PAD Muba hingga akhir tahun ini bisa mencapai Rp360 miliar.

“Kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat untuk memenuhi target tersebut dalam membangun Muba,” katanya.

Sementara itu, Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan dirinya mengapresiasi atas inovasi dan pelayanan BPPRD Muba dalam rangka meningkatkan PAD sektor pajak dan retribusi. Menurutnya PAD sangat penting dalam membangun Kabupaten Muba.

"Pemkab Muba juga mengapresiasi para wajib pajak, dan retribusi daerah yang telah mentaati dan aktif membayar pajak mereka,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

musi banyuasin
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top