Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bertambah 26 Orang, Kasus Covid di Aceh Mencapai 12.152

Warga Banda Aceh yang terkonfirmasi positif hari ini mencapai lima orang, warga Lhokseumawe, Pidie Jaya, Aceh Jaya Bireuen, Aceh Utara masing-masing tiga orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Mei 2021  |  19:18 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDA ACEH - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh menyebutkan sebanyak 26 orang warga provinsi setempat terkonfirmasi positif sehingga total kasus secara akumulatif telah mencapai 12.152 orang.

"Pada hari pertama Idulfitri 1442 hijriah, penderita kasus baru Covid-19 bertambah 26 orang, pasien sembuh 23 orang dan tiga orang dilaporkan meninggal dunia," kata Juru Bicara Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani, Jumat (14/5/2021).

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan warga Banda Aceh yang terkonfirmasi positif hari ini mencapai lima orang, warga Lhokseumawe, Pidie Jaya, Aceh Jaya Bireuen, Aceh Utara masing-masing tiga orang.

Selanjutnya warga Kabupaten Aceh Besar dua orang, serta masing-masing satu orang warga Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Tamiang dan Kota Langsa. Sementara pasien sembuh yakni 17 orang warga Pidie dan lima orang warga Aceh Tamiang.

"Tiga penderita Covid-19 yang meninggal dunia meliputi warga Kabupaten Pidie dua orang dan Aceh Utara satu orang," kata SAG.

Secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh telah mencapai 12.152 orang, di antaranya para penyintas yang telah sembuh dari sebanyak 10.205 orang, penderita yang masih dirawat 1.460 orang dan yang meninggal dunia telah mencapai 487 orang.

“Data akumulatif tersebut sudah mencakup penambahan kasus konfirmasi baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, pasien yang sembuh, dan pasien yang dilaporkan meninggal dunia,” katanya.

SAG mengatakan 21 kabupaten/kota di Aceh merupakan zona oranye atau zona risiko sedang peningkatan kasus Covid-19. Penularan virus corona di zona oranye masih tinggi dan berpotensi tidak terkendali, termasuk potensi penularan dari luar daerah (imported case).

Sedang daerah zona kuning atau zona risiko rendah hanya Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tenggara.

Di dua kabupaten itu penularan virus corona masih terjadi dan belum benar-benar aman dari transmisi lokal, dan zona kuning bukan juga zona aman karena itu tetap patuh pada protokol kesehatan.

“Semoga kita bertindak bijak dalam merayakan Idulfitri saat ini dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aceh Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top