Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mbizmarket Gandeng Pemprov Riau Jadi Mitra Belanja Langsung

Rizal Paramarta selaku CEO Mbizmarket menjelaskan Pemerintah Provinsi Riau mengadaptasi pemanfaatan platform perdagangan elektronik mbizmarket untuk meningkatkan efektifitas dan efiesien belanja pemerintah.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 29 April 2021  |  19:03 WIB
Mbizmarket menandatangani nota kesepahaman kerjasama dengan Pemprov Riau untuk pengadaan belanja langsung.  - Istimewa
Mbizmarket menandatangani nota kesepahaman kerjasama dengan Pemprov Riau untuk pengadaan belanja langsung. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau bekerjasama dengan Mbizmarket dalam pemanfaatan mbizmarket.co.id, platform marketplace B2B (business-to-business) untuk pengadaan barang dan jasa kebutuhan Pemerintah Provinsi Riau dengan nilai belanja maksimal hingga Rp50 juta per transaksi.

CEO Mbizmarket Rizal Paramarta menjelaskan Pemerintah Provinsi Riau mengadaptasi pemanfaatan platform perdagangan elektronik mbizmarket untuk meningkatkan efektivitas dan efisien belanja pemerintah.  

"Pemanfaatan platform B2B e-commerce di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau untuk memenuhi kebutuhan barang/ jasa pemerintah ini telah sesuai dengan Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (29/4/2021).

Kerja sama antara Pemerintah Provinsi Riau dan Mbizmarket ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama oleh CEO Mbizmarket Rizal Paramarta Gubernur Riau Syamsuar pada 28 April 2021, dan disahkan dengan penandatangan perjanjian kerja sama yang dilakukan pada hari yang sama.

Mbizmarket sebagai marketplace merupakan platform yang dapat memenuhi kebutuhan rancangan bisnis pemerintah dalam hal pengadaan barang dan jasa. Terkait dengan pembayaran, sesuai UU No 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara pasal 21 ayat (1) menyatakan bahwa pembayaran beban APBN/APBD tidak boleh dilakukan sebelum barang dan/atau jasa diterima.

Menurutnya Mbizmarket dapat mengakomodasi kebutuhan pembayaran pemerintah ini, berbeda dengan model bisnis pada marketplace C2C atau B2C yang menggunakan escrow account di mana pembeli wajib membayar sebelum penyerahan barang/ jasa. 

"Selain itu di dalam platform Mbizmarket terdapat fitur yang dapat mengakomodasi kebutuhan bendahara pemerintah dalam memungut, menyetor dan melaporkan penerimaan pajak atas transaksi belanja pemerintah."

Dalam mendukung pemerintah untuk melindungi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sesuai UU No 20 tahun 2008 tentang UMKM yang mewajibkan pemerintah memberdayakan UMKM agar tetap menjadi salah satu pilar utama ekonomi nasional, Mbizmarket selama 1 tahun terakhir ini, telah merekrut, memberikan akses untuk bergabung, dan melakukan pelatihan kepada ribuan UMKM di 5 provinsi dan lebih dari 30 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. 

Terkait dengan program mendukung UMKM tersebut, mbizmarket juga telah menjadi mitra Bela Pengadaan, program yang dikelola Lembaga Kebijakan Pengadaan dan Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mendukung Program UMK Go Digital melalui proses belanja langsung di lingkungan Kementrian/ Lembaga/ Perangkat Daerah (K/L/PD).

“Kami sangat senang dan bangga terpilih untuk mendukung Pemerintah Provinsi Riau dalam melakukan transformasi digital pengadaan barang/ jasa di lingkungan pemerintah," ujar Rizal.

Selain menghadirkan infrastruktur teknis untuk dukungan transaksi pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa, perseroan juga siap membantu pertumbuhan UMKM di Riau dengan membuka jaringan pasar bagi UMKM di  Riau untuk memperoleh akses menjadi penyedia bagi kebutuhan belanja barang/ jasa pemerintah.

Pihaknya juga akan membuka jalan bagi UMKM untuk menjangkau prospek pembeli baik dari kalangan pemerintah maupun swasta secara nasional.

Mbizmarket menurut Rizal akan membantu dan memberikan akses bagi UMKM di Riau untuk memperoleh permodalan, melalui fitur layanan pinjaman yang ada di platform Mbizmarket, yang sudah dinikmati manfaatnya oleh banyak UMKM sejak tahun lalu.

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar mengatakan Pemerintah Provinsi Riau dalam hal ini berupaya menghadirkan solusi terhadap UMKM di Riau yang jumlahnya kurang lebih 191.778, di mana 37.027 berdomisili di Pekanbaru.

Dia mengakui UMKM diikutsertakan dalam pelibatan belanja pengadaan pemerintah dengan melakukan kolaborasi dengan e-marketplace untuk menyediakan platform belanja digital (toko daring).

Menurutnya potensi belanja pengadaan barang/jasa pemerintah bagi UMKM di Riau dapat mencapai Rp715 miliar atau sekitar 40 persen dari total belanja pengadaan pemerintah pada 2021. 

"Kerja sama antara Pemprov Riau dan Mbizmarket ini dilakukan untuk menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas berdasarkan prinsip value for money dan kontribusi dalam peningkatan penggunaan produk daerah, peningkatan peran usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah”, ujar Syamsuar.

Adapun selama masa pandemi, mbiz.co.id dan mbizmarket.co.id tercatat mengalami pertumbuhan bisnis yang signifikan, dan mencatat kinerja penjualan dua kali lipat dibanding 2019.  Kenaikan angka penjualan tersebut didorong dari keberhasilan Mbiz dalam memenuhi kebutuhan alat kesehatan dari berbagai perusahaan swasta dan juga pemerintah provinsi daerah.  

Dengan terealisasinya kerja sama ini, Riau menjadi provinsi pertama di pulau Sumatra yang menjalin kerja sama dengan Mbizmarket di tahun 2021. Kerja sama Mbizmarket dengan Pemerintah Provinsi Riau ini diharapkan dapat direplikasi oleh pemerintah provinsi lain di tanah air.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau belanja online ecommerce
Editor : Arif Gunawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top