Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BBPOM Belum Temukan Bahan Berbahaya di Pedagang Takjil Pekanbaru

Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, pihaknya bersama BBPOM sudah melakukan pemantauan terhadap pasar takjil sejak awal Ramadan. Hingga kini, hanya satu pedagang yang ditemukan menggunakan zat pewarna.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 27 April 2021  |  14:03 WIB
Ilustrasi-Pedagang takjil mengenakan masker dan sarung tangan saat berjualan - Antara\n\n
Ilustrasi-Pedagang takjil mengenakan masker dan sarung tangan saat berjualan - Antara\\n\\n

Bisnis.com, PEKANBARU - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru memantau keamanan makanan di pasar takjil.

Kepala BBPOM Pekanbaru Yosef Dwi Irwan mengatakan pemantauan ini dilakukan agar pedagang takjil tak menggunakan bahan berbahaya.

"Ini salah satu bentuk kehadiran BBPOM bersama Pemkot Pekanbaru dalam rangka mengawal mutu keamanan pangan, terutama jajanan buka puasa. Kami sudah melakukan pemeriksaan sampel pengujian di Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Pelalawan," katanya dalam siaran pers Selasa (27/4/2021).

Dari 268 sampel, hanya satu yang tidak memenuhi syarat. Artinya, tingkat kesadaran pedagang terhadap keamanan pangan sudah cukup baik.

"Kami tidak menemukan bahan berbahaya. Kami juga mendorong konsumen agar cerdas. Selain bebas dari bahan berbahaya, juga diperhatikan kebersihan makanannya," ucap Yosef.

Kesempatan yang sama, Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, pihaknya bersama BBPOM sudah melakukan pemantauan terhadap pasar takjil sejak awal Ramadan. Hingga kini, hanya satu pedagang yang ditemukan menggunakan zat pewarna.

"Itu pun hanya hari pertama puasa. Kami lihat perkembangannya semakin baik dari hari ke hari," ujarnya.

Diharapkan, para pelaku usaha makin sadar bahwa berdagang itu juga harus memegang amanah. Agar, pembeli tidak dirugikan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekanbaru Ramadan takjil
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top