Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PNS Dilarang Mudik, Pemprov Riau Tarik Mobil Dinas

Guna memastikan pegawai maupun pejabat tidak mencuri-curi mudik Lebaran, Pemprov Riau akan mengandangkan seluruh kendaraan dinas operasional pejabat.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 27 April 2021  |  13:39 WIB
Ilustrasi-ASN.  - Kemendagri
Ilustrasi-ASN. - Kemendagri

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di lingkungan pemerintah setempat mudik lebaran tahun 2021.

Guna memastikan pegawai maupun pejabat tidak mencuri-curi mudik Lebaran, Pemprov Riau akan mengandangkan seluruh kendaraan dinas operasional pejabat.

"ASN tidak boleh mudik Lebaran. Itu sudah kami larang," ujar Syamsuar dalam siaran persnya Selasa (27/4/2021) di Pekanbaru.

Karena itu, dia menegaskan Pemprov Riau berencana akan mengumpulkan atau "mengandangkan" kembali kendaraan dinas sebelum Lebaran.

"Kan yang jelas tak boleh mudik. Itu kalau ASN sudah ada sanksinya bagi yang mudik Lebaran," tegas Gubri.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan, sanksi bagi ASN yang nekad melanggar larangan mudik sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN.

"Sanksi kita lihat sesuai kesalahan berdasar PP Nomor 53 Tahun 2010. Itu ada disiplin ringan, teguran lisan, tertulis dan penyataan tidak puas," katanya.

"Sedangkan sanksi disiplin sedang bisa penundataan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji. Kalau sanksi berat itu pemberhentian," tambahnya.

Adapun larangan mudik sudah diberlakukan pemerintah mulai 22 April sampai 24 Mei 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Mudik Lebaran
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top