Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masih Tertekan, Jumlah Wisman ke Sumut Cuma 17 Kunjungan

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumatra Utara masih tertekan karena pandemi Covid-19.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 06 April 2021  |  12:01 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MEDAN - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumatra Utara masih tertekan karena pandemi Covid-19.

Sepanjang bulan Februari 2021, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) mencatat hanya ada 17 kunjungan wisman yang datang ke Sumut.

“Wisman yang berkunjung ke Sumut melalui empat pintu masuk pada bulan Februari 2021 mencapai 17 kunjungan, meningkat 112,50 persen dibanding yang datang pada bulan Januari 2020,” kata Kepala Perwakilan BPS Sumut Syech Suhaimi, Selasa (6/4/2021).

Catatan BPS Sumut menunjukkan, kunjungan wisman pada Januari 2020 adalah delapan kunjungan. Seluruh kunjungan tersebut masuk dari pintu masuk Bandara Kualanamu.

Bila dibandingkan dengan Februari 2020 (yoy), kunjungan wisman anjlok sebesar 99,89 persen, dari 15.461 kunjungan.

Adapun, seluruh kunjungan wisman di bulan Februari 2021 masuk dari pintu Bandara Kualanamu. Terdapat empat pintu masuk perjalanan internasional di Sumut, yaitu Bandara Kualanamu, Pelabuhan Belawan, Bandara Silangit, dan Pelabuhan Tanjungbalai Asahan.

Secara yoy, kunjungan wisman dari pintu masuk Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjungbalai, dan Bandara Silangit yang mengalami penurunan masing-masing sebesar 100,00 persen.

Dari empat negara pasar utama wisman pada Februari 2021, Malaysia masih mendominasi jumlah wisman yang datang di Sumatra Utara yaitu 29,41 persen, diikuti oleh Yaman 11,76 persen, Singapura dan Belanda masing-masing 5,88 persen.

Jumlah wisman dari empat negara tersebut adalah 52,94 persen dari total kedatangan wisman di Sumatra Utara.

Pada periode Februari 2021, jumlah wisman dari empat negara utama tersebut mengalami penurunan 99,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 19.818 kunjungan pada tahun 2020 turun menjadi 9 kunjungan pada tahun 2021.

Persentase penurunan tertinggi terjadi pada wisman asal negara Malaysia sebesar 99,97 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top