Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jambi Antisipasi Harga & Pasokan Daging Sapi Jelang Ramadan

Pemprov Jambi mengantisipasi lonjakan harga dan stok daging sapi menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 April 2021  |  00:47 WIB
Ilustrasi pedagang daging sapi. - Bisnis.com
Ilustrasi pedagang daging sapi. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAMBI – Satgas Pangan Provinsi Jambi mengantisipasi lonjakan harga daging sapi menjelang Ramadan yang diprediksi menembus Rp150.000 per kilogram, sedangkan 2 pekan sebelum puasa berada di level Rp130.000 per kilogram.

Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi inspeksi mendadak ke Pasar Angso Duo Jambi terkait dengan kesiapan memasuki Ramadaan dan Idulfitri 1442 Hijriah.

Ketua Satgas Pangan Provinsi Jambi Sudirman menilai harga bahan pangan masih tergolong normal, tetapi ada satu yang menjadi fokus pada inspeksi tersebut dan perlu diantisipasi yakni mengenai harga daging segar.

"Memang dari 5 hari lalu di posisi harga Rp130.000 per kilogram," ujarnya ketika melaklukan sidak pada Kamis (1/4/2021).

Dia menjelaskan memasuki Ramadan biasanya harga daging segar melonjak hingga Rp150.000 per kilogram.

"Namun, menjadi kewaspadaan kita yakni mengenai stok daging segar, karena kemungkinan stok daging segar kita menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya," katanya.

Dia menjelaskan kenaikan harga tersebut karena ada upaya peternak sapi yang mengerem distribusi daging segar dari peternak ke pasar. "Temuan kita hari ini akan kita laporkan kepada Ibu Gubernur [Hari Nur Cahya Murni0 supaya ada tindak lanjut ke depan," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jambi daging sapi

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top