Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Realisasi Produksi Padi Sumatra Barat 2020 Menurun

Produksi padi di Sumatra Barat sepanjang 2020 mengalami penurunan dibandingkan dengan produksi tahun sebelumnya, menurut BPS Sumbar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Maret 2021  |  00:44 WIB
Petani menabur pupuk pada tanaman padi. - Antara
Petani menabur pupuk pada tanaman padi. - Antara

Bisnis.com, PADANG – Produksi padi di Sumatra Barat pada tahun lalu mencapai 1.387 juta ton dengan luas sawah yang dipanen 295.660 hektare, turun 97.860 ton dibandingkan dengan 2019.

"Apabila dikonversi ke beras, total produksi sepanjang 2020 mencapai 799.120 ton," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar Herum Fajarwati.

Menurutnya, pada Januari–April terjadi penurunan produksi 2.980 ton, Mei–Agustus 10.860 ton, serta pada September–Desember 2.170 ton.

“Produksi padi tertinggi di Sumbar terjadi pada April 2020 yaitu 154.480 ton,” ujarnya di Padang pada Selasa (9/3/2021).

Dilihat dari kabupaten, penurunan terbesar terjadi di Pesisir Selatan, Tanah Datar, dan Solok Selatan, sementara dari sisi luas panen padi di Sumbar pada 2020 terjadi penurunan sekitar 16.010 hektare.

Kemudian pada Januari 2021 produksi padi di Sumbar mencapai 110.920 ton dengan potensi produksi hingga April 2021 mencapai 440.220 ton.

Dalam mengukur luas panen BPS menggunakan metode Kerangka Sampel Area (KSA) dihitung berdasarkan pengamatan objektif yang dikembangkan bersama BPPT.

Pada Januari 2021 target sampel KSA mencapai 25.347 sampel segmen lahan berbentuk bujur sangkar berukuran 300 meter x 300 meter dengan lokasi tetap.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian sumatra barat

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top