Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertumbuhan Ekonomi Sumut Minus 2,94 Persen, Lebih Rendah dari Nasional

Badan Pusat Statistik (BPS) Perwakilan Sumatra Utara (Sumut) mencatat produk domestik regional bruto (PDRB) Sumut pada kuartal IV/2020 minus 2,49 persen dibandingkan kuartal IV/2019 (yoy).
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 05 Februari 2021  |  11:53 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Sumut Minus 2,94 Persen, Lebih Rendah dari Nasional
Ilustrasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Perwakilan Sumatra Utara (Sumut) mencatat produk domestik regional bruto (PDRB) Sumut pada kuartal IV/2020 minus 2,94 persen dibandingkan kuartal IV/2019 (yoy).

Dengan begitu, kondisi perekonomian Sumut jatuh lebih dalam bila dibandingkan dengan produk domestik bruto (PDB) Indonesia di kuartal yang sama, yakni minus 2,19 persen.

Kepala Perwakilan BPS Sumut Syech Suhaimi menyatakan bila dibandingkan dengan kuartal III/2020, perekonomian Sumut membaik sebesar 0,05 persen.

“Pada triwulan keempat 2020, nilai PDRB kita atas dasar harga berlaku (ADHK) sebesar Rp205,75 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp133,96 triliun,” kata Syech secara virtual, Jumat (5/2/2021).

Sepanjang tahun 2020, pertumbuhan positif ekonomi Sumut hanya tercatat di kuartal I/2020 sebesar 4,25 persen (yoy).

Pada Kuartal II/2020 ekonomi Sumut tercatat minus 2,77 persen (yoy). Penurunan ini terjadi akibat kebijakan pembatasan kegiatan usaha akibat covid-19.

Kuartal III/2020, pertumbuhan ekonomi tercatat minus 2,60 persen (yoy).

Data ini sekaligus menunjukkan dalam satu tahun, laju perekonomian Sumut kuartal IV/2020 terkontraksi paling dalam sepanjang tahun 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top