Pertumbuhan Ekonomi Sumut Minus 2,94 Persen, Lebih Rendah dari Nasional

Badan Pusat Statistik (BPS) Perwakilan Sumatra Utara (Sumut) mencatat produk domestik regional bruto (PDRB) Sumut pada kuartal IV/2020 minus 2,49 persen dibandingkan kuartal IV/2019 (yoy).
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Perwakilan Sumatra Utara (Sumut) mencatat produk domestik regional bruto (PDRB) Sumut pada kuartal IV/2020 minus 2,94 persen dibandingkan kuartal IV/2019 (yoy).

Dengan begitu, kondisi perekonomian Sumut jatuh lebih dalam bila dibandingkan dengan produk domestik bruto (PDB) Indonesia di kuartal yang sama, yakni minus 2,19 persen.

Kepala Perwakilan BPS Sumut Syech Suhaimi menyatakan bila dibandingkan dengan kuartal III/2020, perekonomian Sumut membaik sebesar 0,05 persen.

“Pada triwulan keempat 2020, nilai PDRB kita atas dasar harga berlaku (ADHK) sebesar Rp205,75 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp133,96 triliun,” kata Syech secara virtual, Jumat (5/2/2021).

Sepanjang tahun 2020, pertumbuhan positif ekonomi Sumut hanya tercatat di kuartal I/2020 sebesar 4,25 persen (yoy).

Pada Kuartal II/2020 ekonomi Sumut tercatat minus 2,77 persen (yoy). Penurunan ini terjadi akibat kebijakan pembatasan kegiatan usaha akibat covid-19.

Kuartal III/2020, pertumbuhan ekonomi tercatat minus 2,60 persen (yoy).

Data ini sekaligus menunjukkan dalam satu tahun, laju perekonomian Sumut kuartal IV/2020 terkontraksi paling dalam sepanjang tahun 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper