Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsumsi BBM di Sumbagut Naik Selama Nataru

Peningkatan ini terjadi karena selama momen Nataru, sebagian besar masyarakat di lima provinsi tersebut memilih berpergian dengan menggunakan pertalite.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  16:48 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, MEDAN - PT Pertamina (Persero) Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut) mencatat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji khususnya produk gasoline di lima provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat (Sumbar) selama Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) meningkat.

Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagut Taufikurachman mengatakan realisasi harian BBM secara year to date (ytd) per 10 Januari 2021 konsumsi premium, pertalite, dan pertamax series (gasoline) mengalami kenaikan sebesar 7,6 persen atau 12.400 Kiloliter (KL) dibanding konsumsi normal sebanyak 11.520 KL.

"Namun konsumsi gasoline naik 3,7 persen atau 12.400 KL dibanding estimasi Satgas sebanyak 11.960 KL," ujar Taufikurachman.

Ia menjelaskan gasoline untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada masa Satgas Natal dan Tahun Baru meningkat sebanyak 8,7 persen atau sebesar 4.838 KL per hari dari konsumsi normal harian, yaitu 4.440 KL.

Tak hanya Sumut, konsumsi gasoline juga meningkat sebesar 12,6 persen atau 2.066 KL per hari dari konsumsi normal harian sebesar 1.834 KL per hari di Sumbar.

Untuk wilayah Aceh, gasoline mengalami peningkatan konsumsi sebesar 3,9 persen atau 1.788 KL per hari dibandingkan konsumsi normal harian yaitu 1.721 KL per hari. Adapun, wilayah Riau juga mengalami tren kenaikan gasoline sebanyak 6,2 persen dan 3,6 persen di Kepulauan Riau.

Taufikurachman menjelaskan peningkatan ini terjadi karena selama momen Nataru, sebagian besar masyarakat di lima provinsi tersebut memilih berpergian dengan menggunakan pertalite. Konsumsi pertalite ini mengalami kenaikan sebesar 20,1 persen atau 7.343 KL dibanding rerata normal 6.115 KL.

“Di wilayah Sumbagut, pengendara sepeda motor dan mobil paling banyak menggunakan Pertalite. BBM ini sesuai kebutuhan mesin kendaraan dan ramah lingkungan,” ucap Taufikurachman.

Sementara itu, konsumsi gasoil (Dex, Dexlite, Biosolar) mengalami penurunan sebesar 0,6 persen atau 7.077 KL dibandingkan konsumsi normal sebanyak 7.121 KL.

Realisasi harian secara ytd per 10 Januari 2021 konsumsi LPG PSO mengalami kenaikan sebesar 5,3 persen atau 2.728 metrik ton (MT) dibanding konsumsi normal 2.592 MT. Sedangkan konsumsi LPG NPSO mengalami penurunan sebesar 0,6 persen atau 347 MT dibandingkan konsumsi normal sebanyak 349 MT.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut Natal dan Tahun Baru
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top