Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kalau Ada Keluhan Usai Divaksin, Pekanbaru Siapkan Dua Rumah Sakit Rujukan

Sesuai jadwal, vaksinasi akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB. Di lokasi ini nantinya akan ada sejumlah tokoh yang akan menjadi kelompok pertama divaksin.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  21:18 WIB
Seorang pasien menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 saat simulasi pemberian vaksin Covid-19 Sinovac/ ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Seorang pasien menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 saat simulasi pemberian vaksin Covid-19 Sinovac/ ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau melalui Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru menyiapkan dua rumah sakit rujukan untuk menangani masyarakat penerima vaksin pasca vaksinasi Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldi Saragih mengatakan rumah sakit ini disiapkan untuk menangani jika terjadi keluhan, dan dampak dari mereka yang telah dilakukan vaksinasi covid jenis Sinovac. Dua rumah sakit rujukan tersebut adalah Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani, Pekanbaru, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Provinsi Riau.

"Jika ada reaksi pasca sudah disuntik, yang tak bisa ditangani kita, kita akan rujuk ke dua rumah sakit ini," ujar Zaini, seperti dikutip pekanbaru.go.id, Rabu (13/1/2021). 

Nantinya, tenaga kesehatan akan melakukan observasi terhadap penerima vaksin selama 30 menit pasca vaksinasi dilakukan terhadap penerima vaksin. 

Menurutnya, dampak dari program vaksinasi Covid-19 ini seperti pembengkakan dan rasa nyeri pada tempat penyuntikan. 

"Informasi yang saya dapat di BPOM, [vaksin] itu tidak ada dampak yang berarti. Beberapa vaksin juga berdampak seperti itu, nyeri atau bengkak di tempat yang disuntik," ujarnya.

Dia mengatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan vaksin jenis Sinovac ini halal. Kemudian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengizinkan darurat penggunaan vaksin ini. 

"Maka vaksin boleh digunakan. Untuk meyakinkan masyarakat kembali, Pak Presiden divaksin duluan dan kepala daerah juga divaksin. Jadi, tidak ada alasan masyarakat untuk menolak, sukses kita menanggulangi covid ini tergantung sukses kita melakukan vaksinasi."

Sementara itu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di tingkat Pemerintah Provinsi Riau akan dilaksanakan, Kamis (14/1/2021) di Ruang Serbaguna RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau.

Direktur Utama RSUD Arifin Achmad, Nuzelly Husnedi mengatakan pihaknya saat ini telah menyiapkan ruangan untuk penyelenggaraan vaksinasi.

Sesuai jadwal, vaksinasi akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB. Di lokasi ini nantinya akan ada sejumlah tokoh yang akan menjadi kelompok pertama divaksin. 

“Kita siapkan tempat di Ruang Serbaguna RSUD Arifin Achmad, daya tampung di ruangan sekitar 50 orang,” ujar Nuzelly. 

Nuzelly, menambahkan, ada 10 orang yang akan menerima vaksin Covid-19, dimana sebelum vaksinasi akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

“Yang jelas ada sekitar 10 orang yang akan divaksin, itu akan ada pemeriksaan, jalur awalnya ada pemeriksaan kesehatan, kemudian dilanjutkan proses vaksinasinya dan ada vaksinatornya."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau pekanbaru Vaksin
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top