Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Alih Kelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam Resmi Bergulir

Per tanggal 15 November 2020, BP Batam resmi sepenuhnya mengemban tanggung jawab sebagai pengelola SPAM Batam.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 16 November 2020  |  12:39 WIB
Prosesi pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam pada Minggu (15/11 - 2020) mulai pukul 00.00 WIB.
Prosesi pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam pada Minggu (15/11 - 2020) mulai pukul 00.00 WIB.

Bisnis.com, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi mengoperasikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam pada Minggu (15/11/2020) mulai pukul 00.00 WIB.

Pengoperasian sistem SPAM ini ditandai dengan kegiatan serah terima operasional dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) kepada BP Batam yang dilaksanakan di Ruang Rapat Water Treatment Plan (WTP) Muka Kuning, Batam.

Head of Operation PT ATB, Muhammad bin Ismaun, dalam kesempatan pertama, menyatakan apresiasinya kepada BP Batam dan PT Moya Indonesia yang secara bersama-sama telah bekerja keras untuk meningkatkan pelayanan penyediaan air baku di Batam. Pihaknya berharap pelaksanaan pengoperasian oleh PT Moya Indonesia di bawah pengawasan BP Batam, mampu melangkah lebih maju.

“Harapannya bisa lebih baik lagi dari apa yang BP Batam telah lakukan selama 25 tahun terakhir,” ujar Ismaun.

Direktur Restrukturisasi BP Batam, Arham S. Torik, mengatakan momentum bersejarah ini, tidak lepas dari kerja keras Tim Persiapan dan Tim Pengakhiran Konsesi. Proses pengakhiran berlangsung cukup panjang dan tidak mudah.

Lebih lanjut, Arham, mengatakan, per tanggal 15 November 2020, BP Batam resmi sepenuhnya mengemban tanggung jawab sebagai pengelola SPAM Batam.

“Jadi, sistem distribusi air bersih yang kita operasikan juga berubah total dari SCADA yang digunakan sebelumnya oleh PT ATB. Kami akan menggunakan Sistem Bimasakti untuk membaca pendistribusian yang sudah terintegrasi. Ini juga mampu menjawab kekhawatiran masyarakat tentang adanya masalah di kemudian hari dalam proses pengalihan,” kata Arham.

Ia berharap, PT Moya Indonesia dapat menjalankan amanah yang diberikan oleh BP Batam sebaik-baiknya selama enam bulan ke depan, dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Batam.

Direktur Utama SPAM Batam, Sutedi Raharjo, mengatakan, sesuai kesepakatan, tagihan rekening pelanggan masih diproses oleh PT ATB hingga tanggal 30 November 2020. Meski demikian, Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) SPAM Batam akan resmi beroperasi mulai Senin (16 November 2020). Masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan atau menginginkan informasi juga dapat menghubungi Call Centre 150155.

“KPP kita akan melakukan pelayanan di luar collection rekening atau pembayaran, seperti sambungan baru, pengaduan, dan hal-hal yang berkaitan dengan operasional lainnya,” ujar Sutedi.

Beberapa saat setelah dilangsungkannya serah terima operasional, BP Batam melalui Direktorat Pengamanan Aset, melakukan orientasi dan pengamanan fasilitas WTP, berupa tangki dan pompa intake di Instalasi Pengolahan Air Minum di 6 lokasi dengan menempatkan 63 personel, dan melakukan patroli ke pos-pos penjagaan fasilitas SPAM dengan kekuatan 50 personel.

Begitu juga, tim dari unit Air Baku BU Fasling BP Batam, menurunkan 10 personelnya untuk mencatat flowmeter di 6 WTP yang ada di Batam. (K41)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam air bersih
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top