Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Sumbagsel Pastikan Pasokan Avtur Lebih dari 21 Hari

Pertamina menyebutkan bahwa konsumsi avtur di seluruh wilayah Indonesia terdampak pandemi corona. Sekarang berangsur-angsur ada peningkatan konsumsi avtur, tetapi belum menamai kondisi sebelum pandemi.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  02:18 WIB
Ilustrasi truk pengangkut avtur bersiap melakukan pengisian bahan bakar pada pesawat Citilink./Antara - Aditya Pradana Putra
Ilustrasi truk pengangkut avtur bersiap melakukan pengisian bahan bakar pada pesawat Citilink./Antara - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA – Untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan masyarakat selama libur panjang pada akhir bulan ini, PT Pertaima (Persero) melalui Marketing Operation Region II memastikan pasokan avtur pada level lebih dari 21 hari.

Unit Manager Comrell & CSR Sumbagsel Umar Ibnu Hasan mengatakan antisipasi juga dilakukan menyusul kebijakan pemerintah yang mengeluarkan stimulus membebaskan biaya retribusi bandara atau airport tax, sehingga jalur transportasi penerbangan akan menggeliat kembali dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.

"Pertamina tetap melakukan pengamanan, suplai, dan distribusi serta segera menindaklanjuti jika sewaktu-waktu diperlukan tambahan stok akibat lonjakan frekuensi penerbangan,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada Selasa (27/10/2020).

Dia menjelaskan sejak Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi pada Maret 2020 dan diikuti adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta tidak beroperasinya transportasi penerbangan, konsumsi avtur di seluruh wilayah Indonesia terdampak.

Pada Agustus 2020, konsumsi avtur sempat naik 62 persen dibandingkan dengan Juli 2020, dari 1.110 kiloliter (KL) menjadi 1.783 KL seiring dengan pemberlakuan kenormalan baru yang diterapkan pemerintah.

Jumlah itu berangsur naik pada September 2020 menjadi 1.878 kiloliter, tetapi masih jauh dari rata-rata konsumsi sebelum Covid-19 sebanyak 4.756 KL.

Umar menambahkan bahwa dengan dibuka kembali tujuan wisata dan juga tradisi Maulid di wilayah Sumatra, diproyeksikan akan ada peningkatan konsumsi avtur di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) wilayah Sumbagsel yakni DPPU Sultan Thaha (Jambi), DPPU SM Badaruddin II (Palembang) , DPPU Raden Inten (Lampung), DPPU Depati Amir (Pangkalpinang), DPPU Fatmawati (Bengkulu), dan DPPU Hanandjoeddin (Belitung), meski belum bisa kembali ke kondisi normal.

Secara keseluruhan, ujarnya, kondisi operasional di empat DPPU dan dua lokasi DPPU Keja Sama Operasi (KSO), dalam kondisi aman dan lancar. "Pertamina selalu memantau kondisi di lapangan serta menyiapkan proyeksi kebutuhan masyarakat," kata Umar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina avtur
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top