Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembegalan di Tol Pekanbaru, Begini Penjelasan Otoritas

Pengemudi truk melaju kencang dan menerobos pembatas pintu tol tanpa melakukan tapping transaksi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  07:51 WIB
Tangkapan layar saat pengendara motor mengikuti truk di gerbang masuk tol. - Antara
Tangkapan layar saat pengendara motor mengikuti truk di gerbang masuk tol. - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU - Sebuah video viral di media sosial dan grup percakapan yang menggambarkan situasi pembegalan di Tol Pekanbaru Dumai (Permai), Riau, tepatnya di pintu masuk Bathin Solapan pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 00.25 WIB.

Video viral itu akhirnya menggugah pihak pengelola Tol Pekanbaru Dumai untuk memberikan klarifikasi. Menanggapi itu, Manajer Cabang Tol Permai PT Hutama Karya Indrayana, dalam keterangan resminya menjelaskan, Senin (26/10/2020), berdasarkan hasil investigasi lapangan, diduga kendaraan truk melaju dari jalan arteri nasional masuk menuju gerbang tol Bathin Solapan dengan kecepatan tinggi.

Kemudian diikuti dua orang naik sepeda motor di belakangnya. Setibanya di gerbang masuk tol Bathin Solapan, pengemudi truk melaju kencang dan menerobos pembatas pintu tol tanpa melakukan tapping transaksi yang berdampak kerusakan pada Automatic Lane Barrier (ALB) dan Optical Beam Sensor (OBS).

Kemudian, truk itu dikejar dan diberhentikan oleh Kepala Shift Lalu Lintas serta Polisi Jalan Raya (PJR) di KM 99 Jalur Bandung (mengarah Pekanbaru). Selanjutnya, pihak pengelola Tol Permai mengamankan pengemudi truk karena adanya kerusakan asset tol setelah ditabrak.

"Hal-hal yang di luar dari hal tersebut masih menjadi investigasi pihak yang berwenang,"pungkasnya.

Bahkan, di video viral tersebut terdapat suara pria yang diduga kernet truk saat dimintai keterangan oleh petugas. Kernet mengaku takut dikejar pengendara motor yang membawa sepotong besi yang kemudian dipukulkan ke pintu truk. Saat ini polisi masih mengusut kejadian itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top