Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kesembuhan Covid-19 di Sumut Membaik, Ingat Pesan Ibu

Dalam empat pekan terakhir, ada perbaikan-perbaikan nilai indikator dalam penanggulangan Covid-19 Sumut.
Cristine Evifania
Cristine Evifania - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  13:35 WIB
Loading the player ...
Adaptasi kebiasaan baru harus disertai disiplin 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Bisnis.com, MEDAN - Angka kesembuhan Covid-19 di Sumut per tanggal 12 Oktober 2020 mencapai 77,82 persen. Naik 6,19 poin dibandingkan minggu sebelumnya 70,63 persen. Persentase ini lebih tinggi dari tingkat kesembuhan nasional 76,4 persen.

Hingga Senin 12 Oktober 2020, terdapat 11.419 jumlah kasus positif di Medan. Bertambah 97 kasus baru dibandingkan 11 Oktober 2020. Sebanyak 8.881 pasien atau 77,8 persen pasien sembuh. Pasien yang meninggal ada 473 orang , serta 109.373 spesimen telah dites.

Kasus meninggal berjumlah 473 kematian atau 4,12 persen. Menurun 0,02 poin dibandingkan minggu pertama Oktober 2020, yaitu 4,14 persen.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan peningkatan terjadi karena jumlah pasien Covid-19 yang sembuh lebih banyak daripada penderita konfirmasi baru. Kecenderungan ini sudah terlihat sejak empat pekan lalu.

“Dalam empat pekan terakhir, ada perbaikan-perbaikan nilai indikator dalam penanggulangan Covid-19 Sumut. Positivity rate dalam 14 hari terakhir tertanggal 9 Oktober 2020 didapatkan 10,97 persen, berada di bawah angka positivity rate nasional 14,43 persen,” ungkap Aris, Senin (12/10/2020).

Sementara itu, Satgas Covid-19 tetap mengantisipasi cluster baru penularan Covid-19 pasca demonstrasi penolakan Omnibus Law di Gedung DPRD Sumut yang berlangsung sejak Kamis, (8/10/2020).

Aris mengimbau tetap menjalankan protokol kesehatan. Menurutnya, aksi demonstrasi sangat mungkin memunculkan kluster penularan Covid-19 yang baru.

“Kami minta masyarakat yang ingin menggunakan haknya dalam berdemokrasi, jaga jarak fisik dari orang. Jangan ikut aksi jika sakit, pakai masker, gunakan pelindung wajah, bawa air minum, bawa cairan pencuci tangan, dan jangan berjabat tangan,” ungkap Aris.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top