Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rapid Test di Pasar Tradisional Melati Medan, Ini Temuannya

Tes cepat disertai tes usap Covid-19 dilakukan setelah seorang pedagang di pasar tersebut meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 September 2020  |  12:37 WIB
Pedagang Pasar Tradisional Melati Medan, Sumatera Utara menjalani tes cepat (rapid test) Covid-19, Rabu (23/9/2020). - Antara/Nur Aprilliana Br Sitorus
Pedagang Pasar Tradisional Melati Medan, Sumatera Utara menjalani tes cepat (rapid test) Covid-19, Rabu (23/9/2020). - Antara/Nur Aprilliana Br Sitorus

Bisnis.com, MEDAN - Sebanyak delapan pedagang Pasar Tradisional Melati di Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatra Utara dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil tes cepat yang dilakukan secara massal oleh Dinas Kesehatan setempat beberapa hari lalu.

Camat Medan Tuntungan Topan Ginting yang dikonfirmasi Antara di Medan, Jumat (25/9/2020), mengatakan pelaksanaan tes cepat massal yang berlangsung mulai Rabu (23/9/2020) hingga Kamis (24/9/2020) diikuti 176 pedagang.

"Pada hari pertama diikuti 120 orang dan hasilnya lima orang reaktif, sedangkan pada hari kedua ada 56 orang, tiga di antaranya reaktif. Jadi total ada delapan yang reaktif," katanya.

Ia menyebutkan bahwa mereka yang dinyatakan reaktif Covid-19 langsung menjalani tes usap.

"Mereka yang reaktif langsung di-'swab' (tes usap)," katanya.

Tes cepat disertai tes usap Covid-19 dilakukan setelah seorang pedagang di pasar tersebut meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di pasar tersebut, pihak kelurahan setempat juga mengeluarkan kebijakan untuk menutup sementara aktivitas pasar tersebut.

Namun, penutupan hanya dilakukan di lokasi penjualan ikan dan sayur, hal itu dikarenakan pedagang yang meninggal dunia itu merupakan pedagang sayur di lokasi yang ditutup tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medan Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top