Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BMKG Pasang Peringatan Dini Gempa & Tsunami di pesisir pantai barat Sumut

Pemasangan EEWS tersebut secara bertahap telah dilakukan sepanjang kawasan pantai barat Sumatera Utara, dimulai dari kantor BPBD Panyabungan, Kantor Camat Batahan, Kantor Camat Batang Toru, Kantor BPBD Sibolga, Stasiun Meteorologi Pinang Sori (Receiver), Kantor Camat Kolang kantor Camat Barus.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 September 2020  |  12:35 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - BMKG Geofisika Deli Serdang, Sumatera Utara, secara bertahap telah melakukan pemasangan Early Earthquake Warning System (EEWS) atau sistem peringatan dini gempa bumi dan tsunami di pesisir pantai barat Sumatera Utara.

"EEWS merupakan sistem monitoring yang mendeteksi gempabumi di hulu, dan system automatic processing yang mengolah data secara cepat dan penyebaran informasi peringatan dini di hilir," kata Kepala Stasiun Geofisika Deli Serdang, Teguh Rahayu di Medan, Rabu (16/9/2020).

Pemasangan EEWS tersebut secara bertahap telah dilakukan sepanjang kawasan pantai barat Sumatera Utara, dimulai dari kantor BPBD Panyabungan, Kantor Camat Batahan, Kantor Camat Batang Toru, Kantor BPBD Sibolga, Stasiun Meteorologi Pinang Sori (Receiver), Kantor Camat Kolang kantor Camat Barus.

"Lokasi pemasangan ini didasarkan pada pemetaan zona daerah kegempaan di Sumatera Utara," kata Teguh Rahayu.

Pesisir Pantai Barat Sumatera Utara secara wajah tektonik merupakan daerah yang sangat berpotensi terhadap gempabumi dan Tsunami.

Daerah ini menjadi kawasan yang penting dalam membangun sistem peringatan dini gempabumi dan tsunami.

Ia menjelaskan penguatan system peringatan dini gempabumi dan tsunami terus ditingkatkan BMKG. Sistem Indonesia Early Earthquake Warning System (InaEEWS) BMKG ini, akan memberikan informasi lebih dini sebelum gempabumi kuat melanda suatu kawasan.

Sistem itu tidak saja bermanfaat bagi masyarakat pesisir pantai Barat untuk bertindak lebih cepat menyelamatkan diri, tetapi juga dapat mengamankan objek vital berbasis respon instrumen. "Sistem transportasi cepat dapat di non-aktifkan (shut down) beberapa detik lebih awal sebelum gempa bumi menimbulkan kerusakan."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top