Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga TBS Sawit di Riau Naik Tipis Jadi Rp2,048,64 per Kilogram

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Defris Hatmaja menjelaskan kenaikan harga TBS minggu ini karena harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) melesat cukup tinggi pada perdagangan awal pekan.
Eko Permadi
Eko Permadi - Bisnis.com 15 September 2020  |  23:03 WIB
Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020). Badan Litbang Kementerian ESDM memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak nabati murni (crude palm oil/CPO) untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hingga Desember 2020. Bisnis - Arief Hermawan P
Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020). Badan Litbang Kementerian ESDM memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak nabati murni (crude palm oil/CPO) untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hingga Desember 2020. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, PEKANBARU — Harga Tanda Buah Segar (TBS) di Riau menguat tipis 0,11 persen atau Rp2,16 per kg dari pekan sebelumnya. Penetapan harga pembelian sawit untuk 16 hingga 22 September 2020 menjadi Rp2,048,64 per kg.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Defris Hatmaja menjelaskan kenaikan harga TBS minggu ini karena harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) melesat cukup tinggi pada perdagangan awal pekan. Sentimen seputar penurunan output bulan September jadi pemicu kenaikan harga.

Harga CPO untuk kontrak pengiriman November di Bursa Malaysia Derivatif Exchange naik 2,38 persen ke RM 2.878/ton sekitar Rp1,03 juta/ton. Sejak awal September, harga CPO kokoh berada di atas RM 2.800/ton dan mulai mendekati RM 2.900/ton atau Rp1,04 juta/ton.

“Bulan September-November merupakan musim puncak produksi CPO,” katanya kepada Bisnis, Selasa (15/9/2020)

Sentimen positif lain yang juga mengerek harga CPO kali ini adalah penguatan harga minyak nabati lainnya. Untuk kontrak minyak kedelai dan sawit di Bursa Komoditas Dalian naik masing-masing 2,8 persen dan 2,91 persen.

Sementara faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan yang menjadi sumber data.

Harga jual CPO saat ini Rp9.337.47, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp57,07/kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp33,00/kg, PT Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp235,00/kg, PT. Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 53,97/Kg dari harga minggu lalu dan PT Musim Mas mengalami kenaikan harga sebesar Rp. 120.00/Kg dari harga minggu lalu

Sedangkan untuk harga jual kernel saat ini Rp4.918.87, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp. 70.00/kg, PT Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 110,00/kg.

Berikut harga TBS menurut usia pohon kelapa sawit di antaranya umur 3 tahun sebesar Rp1.508.64, umur 4 tahun Rp1.635.09, umur 5 tahun Rp1.788.02, umur 6 tahun Rp1.831.12, umur 7 tahun Rp1.902.57, umur 8 tahun Rp1.955.23, umur 9 tahun Rp2.001.50, umur 10 sampai 20 tahun Rp2.048.64, umur 21 tahun Rp1.961.06, umur 22 tahun Rp1.951.14, umur 23 tahun Rp1.942.88, umur 24 tahun Rp1.860.26, umur 25 tahun Rp1.814.82.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak sawit harga cpo harga sawit
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top