Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banyak Nakes Terpapar Covid-19, RS di Batam Dilarang Tutup

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menegaskan kalau rumah sakit yang ada di Batam harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, meskipun banyak tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 11 September 2020  |  16:20 WIB
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. - Bisnis/Bobi Bani
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. - Bisnis/Bobi Bani

Bisnis.com, BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menegaskan kalau rumah sakit yang ada di Batam harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, meskipun banyak tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.

Larangan tutup ini, tidak hanya bagi rumah sakit rujukan Covid-19 saja namun juga untuk semua rumah sakit yang ada di Batam.

"Rumah sakit wajib buka,” kata Rudi, Jumat (11/9/2020).

Kondisi itu, lanjut Rudi tidak berlaku untuk Puskesmas yang memang tidak melayani pasien rawat inap seperti rumah sakit. Beberapa Puskesmas yang sebelumnya tutup karena ada pegawai/tenaga kesehatan dinyatan positif, juga hanya tutup sementara untuk proses sterilisasi.

Data yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam pada Kamis (10/9/2020) kemarin, sebanyak 895 masyarakat Batam telah terpapar Covid-19. Dengan perincian 535 orang sembuh, 323 dalam perawatan dan 37 orang meninggal dunia.

Dalam beberapa waktu belakangan, kluster tenaga kesehatan menjadi salah satu penyumbang penambahan kasus positif dengan jumlah pasien sebanyak 127 orang. Akibatnya, beberapa Puskesmas menutup layanan. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah juga sempat tutup.

Atas kondisi tersebut, Rudi meminta masyarakat Batam untuk meningkatkan pengetatan dalam menjalankan protokol kesehatan. Karena pelayanan kesehatan semakin terbatas, baik SDM maupun fasilitas kesehatan yang ada.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam tenaga kesehatan covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top