Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Alasan Dokter Paru Minta Masyarakat Taati Protokol Kesehatan

Kalangan dokter ahli paru mendesak masyarakat untuk disiplin menaati protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 September 2020  |  14:33 WIB
Ilustrasi - Istimewa
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, BANDARLAMPUNG - Menaati protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19 menjadi hal yang sebetulnya tidak bisa ditawar-tawar, apalagi bagi penderita penyakit paru.

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Lampung dr. Pad Dilangga, Sp.P sampai menegaskan pentingnya masyarakat disiplin menaati protokol kesehatan. Hal itu dimaksudkan untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19 di tengah peningkatan kasus di Provinsi Lampung.

"Saat ini pandemi COVID-19 belum usai, dan penambahan kasus Covid-19 terus terjadi terlebih lagi telah ada banyak sekali tenaga kesehatan yang gugur dalam tugas, taat protokol kesehatan adalah hal utama yang harus dilakukan," kata dr. Pad Dilangga, Sp.P, saat dihubungi di Bandarlampung, Senin (7/9/2020).

Ia mengatakan melihat situasi terkini yang masih terus terjadi penambahan kasus Covid-19, seharusnya masyarakat lebih peduli dengan kesehatan diri dan keluarga.

"Saya prihatin teman-teman sejawat banyak yang gugur dalam tugas, seharusnya masyarakat memiliki empati kepada tenaga kesehatan dengan cara peduli akan kesehatan diri, dengan wajib menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Menurutnya, dengan peduli pada kesehatan pribadi dan keluarga melalui taat menggunakan masker dan menjaga jarak di masa adaptasi kebiasaan baru, diharapkan akan mengurangi risiko persebaran Covid-19.

"Bila masyarakat dapat taat menggunakan masker, menjaga jarak terutama saat di tempat publik seperti kafe yang buka di malam hari, tentu akan mengurangi risiko terjadinya penularan Covid-19, serta ikut berkontribusi menjaga kesehatan tenaga kesehatan dan keluarga," katanya.

Ia menjelaskan selain menerapkan protokol kesehatan, masyarakat diharapkan menunda terlebih dahulu rencana untuk bepergian keluar Provinsi Lampung, sebab kasus baru Covid-19 banyak didapati dari pelaku perjalanan.

"Sangat memprihatinkan adanya adaptasi kebiasaan baru masyarakat menjadi abai dengan protokol kesehatan, oleh karena itu saya anjurkan guna memutus mata rantai persebaran Covid-19 masyarakat akan lebih baik menunda terlebih dahulu rencana bepergian keluar daerah," katanya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lampung paru-paru covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top