Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sumsel Kembangkan Wisata Syariah

Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan berencana mengembangkan konsep wisata syariah melalui pembangunan kampung religius di sejumlah kabupaten/kota.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  19:59 WIB
Danau Ranau, Sumatra Selatan - Antara
Danau Ranau, Sumatra Selatan - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan berencana mengembangkan konsep wisata syariah melalui pembangunan kampung religius di sejumlah kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, mengatakan, terdapat beberapa daerah yang potensial untuk menjadi destinasi wisata syariah.

“Kalau melihat di Sumsel ini potensi wisata syariah cukup banyak. Kami mencoba untuk mengidentifikasi objek wisata syariah di kabupaten dan kota di Sumsel,” ujarnya, Kamis (27/8/2020).

Adapun daerah yang dibidik pihaknya, mencakup Kota Pagaralam, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Lahat.

Aufa mengatakan, pandemi Covid-19 juga menyebabkan sejumlah agenda pariwisata yang berskala besar di Sumsel terpaksa tertunda bahkan batal. Salah satunya, Festival Sriwijaya, Festival Danau Ranau, kemudian agenda budaya seperti pagelaran tari Melayu Nusantara, Festival Gendang dan beberapa agenda wisata di daerah. 

Event pariwisata sangat terganggu karena pandemi ini. Kontribusi pariwisata untuk PAD daerah yang jelas untuk tahun ini 10 persen saja tidak sampai,” kata dia.

Padahal, kata dia, kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) meliputi kontribusi langsung dari retribusi, sedangkan secara tidak langsung melalui pajak hotel dan restoran yang dikunjungi wisatawan.

“Kami berharap pada pengelola beberapa objek wisata alam terbuka untuk bisa menggeliatkan kembali sektor pariwisata. Di samping kami juga mengembangkan wisata syariah,” ujarnya.

Menurut Aufa, turut berperannya perbankan dalam mengaktifkan sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19 ini memberikan dampak positif terhadap menggeliatnya kembali sektor pariwisata di Bumi Sriwijaya. 

Terlebih, di masa pandemi, meskipun kegiatan wisata tetap diizinkan namun harus dengan menerapkan protokol kesehatan salah satunya dengan meminimalisasi pembayaran tiket masuk menggunakan uang tunai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top