Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jaringan Telkom Belum Pulih, Provider Lain Diburu Warga

Jaringan Telkom di Pekanbaru belum pulih menyebabkan jasa dari provider lain diburu.
Eko Permadi
Eko Permadi - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  22:52 WIB
Gambar tangkapan layar dari video Gedung Telkom di Pekanbaru yang terbakar, Selasa (11 - 8 / 2020) sore. / Dok. Instagram indihomeriaudaratan
Gambar tangkapan layar dari video Gedung Telkom di Pekanbaru yang terbakar, Selasa (11 - 8 / 2020) sore. / Dok. Instagram indihomeriaudaratan

Bisnis.com, PEKANBARU—Jaringan Telkom belum pulih seluruhnya sampai Rabu (12/8/2020) malam. Meski di beberapa tempat jaringan sudah terhubung, kualitasnya berkurang dan sering hilang timbul.

 Sebagai contoh, di Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Pekanbaru, atau dikenal daerah Gobah, sekitar 3 km dari Kantor Telkom yang terbakar, jaringan belum pulih sejak terbakar pada Selasa (11/8/2020) sore.

Nofrianto, penjaga toko Semoga Sukses Selluler berlokasi di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Sail, mengatakan penjualan kartu perdana provider selain Telkom banyak dicari warga sejak kejadian itu. Hanya 5 jam sejak kebakaran, stok kartu perdana sekitar 80-an di tokonya ludes.

“Saya sudah minta ditambah tapi dari kantor belum datang,” katanya kepada Bisnis pada Rabu (12/8/2020).

Isi ulang paket atau voucher kini banyak juga diburu warga, tentunya kecuali provider Telkom. “Sekarang jual voucher saja, penjualan sudah 100 paket. Stok di toko sudah dikeluarkan semua,” tambahnya.

Nofrianto berulangkali mengatakan kepada pembeli bahwa kartu perdana habis. Kira-kira tiap satu menit ada lima pelanggan yang bertanya. Profesinya macam-macam seperti pegawai swasta, ibu rumah tangga, mahasiswa, atau ojek online.

Kesempatan ini juga membuat toko menaikkan harga. Kata Reva Dina Asri, mahasiswi Universitas Riau mengatakan ada kenaikan sampai Rp5.000 ketika ia membeli kartu baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel telkom kebakaran
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top