Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPJS Kesehatan Padang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk 200 Pasien Covid-19

Klaim rumah sakit penanganan Covid-19 tidak ada masalah.
Eko Permadi
Eko Permadi - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  19:28 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, PADANG — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan memastikan klaim Rumah Sakit khusus yang menangani pasien Covid-19 di kota Padang tidak ada masalah. Untuk merawat 200 orang kasus positif virus corona total pembiayaannya mencapai Rp10 miliar.

Deputi Direksi Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Barat dan Jambi, Eddy Sulistijanto Hadie menjelaskan klaim rumah sakit penanganan Covid-19 tidak ada masalah karena Sumbar telah mengalokasikan anggarannya.

“Klaim BPJS Kesehatan untuk pasien virus corona diajukan oleh fasilitas kesehatan yaitu Rumah Sakit rujukan Covid-19,” lanjut Eddy.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Rizka Adhiati menambahkan yang sudah masuk verifikasi BPJS Kesehatan tentunya ada aturan dalam pembayaran tagihan klaim pelayanan melalui Kementerian Kesehatan.

BPJS Kesehatan mendapat dukungan dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno untuk memajukan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayahnya. Ia juga sampaikan rasa bangga dan apresiasi seluruh pihak atas kepedulian dalam penanganan masalah klaim pasien.

“Jangan ada diskriminasi dalam pelayanan. Saya sudah hampir 10 tahun menjabat Gubernur Sumbar, jangan sampai ada masyarakat yang mengeluh akibat klaim kesehatan,” ungkap Irwan Prayitno dalam audiensi dengan BPJS Kesehatan Sumbar di ruang kerjanya, seperti dikutip dari siaran resmi Jumat (7/8/2020).

Kepedulian kesehatan masyarakat adalah prioritas utama untuk kesuksesan di Sumbar. Karena masyarakat yang sehat tentunya menciptakan masyarakat yang kuat sehingga bisa melancarkan dan merencanakan serta menjalankan program-program pemerintah dengan baik.

Anggaran untuk jaminan kesehatan rakyat, harus diutamakan. Sebagai tindakan konkret membantu rakyat. Irwan juga menegaskan jangan ada lagi istilah defisit, karena ini sifatnya sosial.

"Permasalahan anggaran, selalu didukung dengan APBD Sumbar, apalagi untuk membantu rakyat, harusnya tidak ada istilah merugi," kata Gubernur Sumbar.

Gubernur Irwan juga berharap, Eddy yang baru menjabat Deputi bisa tetap bekerja sama dalam peningkatan kesehatan masyarakat Sumbar.(K42).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar BPJS Kesehatan
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top