Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Lada Bangka Belitung Terus Meningkat

Bangka Belitung tengah menikmati harga lada yang di pasar internasional terus meningkat.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  01:00 WIB
Tanaman lada/Antara - Marini Sipayung
Tanaman lada/Antara - Marini Sipayung

Bisnis.com, JAKARTA – Harga komoditas lada dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai meningkat dari Rp55.154 per kg pada Juni menjadi Rp57.109 pada Juli, dan sekarang menjadi Rp60.064 per kg pada awal Agustus.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Deki Susato mengemukakan bahwa kenaikan harga lada tersebut berdasarkan data pada bursa IPC (International Pepper Community).

“Terkait harga lada yang mulai merangkak naik perlahan tapi pasti, harga lada Babel juga terus naik, ini dapat terlihat di data pada bursa IPC,” ujarnya sebagaimana dilansir laman resmi Pemprov Babel pada Selasa (4/8/2020).

Deki menjelaskan kenaikan harga lada itu tak lepas dari upaya bersama masyarakat Babel dan pihak terkait mulai dari menjaga kualitas, membuat hilirisasi, mengatur tata niaga, hingga membuat terobosan pasar dengan membuat pasar fisik lada.

Selain itu, kenaikan harga lada Babel tidak terlepas dari peran serta para petani lada dan tim yang dibentuk oleh Gubernur Erzaldi Rosman Djohan yang terdiri dari berbagai pihak terkait.

Agar harga tetap dapat stabil di level tinggi, Deki mengharapkan pengusaha, petani lada, dan lembaga pendidikan dapat bersama-sama berupaya agar tata niaga lada dapat terus lebih baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bangka belitung lada
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top