Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab Bangka Usul Sertifikat Gratis untuk 1.750 Bidang Lahan

Usulan sertifikat gratis kepada BPN untuk 1.750 bidang lahan itu merupakan program kegiatan penyertifikatan redistribusi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  14:42 WIB
Ilustrasi: Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil (kedua kanan) berbincang dengan masyarakat penerima Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (19/12/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Ilustrasi: Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil (kedua kanan) berbincang dengan masyarakat penerima Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (19/12/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, SUNGAILIAT — Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengusulkan pembuatan sertifikat gratis kepada Badan Pertanahan Nasional untuk masyarakat di enam desa sebanyak 1.750 bidang.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan bahwa usulan sertifikat gratis untuk 1.750 bidang itu merupakan program kegiatan penyertifikatan redistribusi.

"Ribuan bidang lahan yang diusulkan pembuatan sertifikat yang tersebar di enam kecamatan, masing-masing di Desa Riding Panjang [Kec. Belinyu] sebanyak 494 bidang, Desa Lumut [Kecamatan Belinyu] sebanyak 427 bidang," katanya, Selasa (21/7/2020).

Kemudian, di Desa Payabenua (Kec. Mendo Barat) 143 bidang, Desa Banyuasin (Kec. Riau Silip) 159 bidang, Desa Neknang (Kec. Bakam) 417 bidang, serta di Desa Tanah Bawah (Kec. Puding Besar) 110 bidang.

"Sertifikat lahan diperlukan sebagai surat tanda bukti hak yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat mengenai data fisik dan data yuridis," katanya.

Mulkan berharap agar sertifikat tersebut yang merupakan bukti hak kepemilikan lahan juga sebagai dokumen sah untuk mengajukan modal ke lembaga perbankan.

"Saya minta bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan sertifikat gratis, hendaknya dapat memberdayakan lahan tersebut sesuai pemanfaatannya, seperti lahan pertanian atau perkebunan," kata bupati.

Tujuan redistribusi adalah untuk mengadakan pembagian tanah dengan memberi dasar pemilikan tanah sekaligus memberi kepastian hukum atas tanah kepada subjek yang memenuhi persyaratan sehingga dapat memperbaiki serta meningkatkan keadaan sosial ekonomi subjek redistribusi tanah.

Kegiatan pengajuan sertifikat redistribusi tanah di Kabupaten Bangka dimulai sejak 2018 sebanyak 908 bidang lahan yang mendapat sertifikat, 2019 sebanyak 2.250 bidang, dan 2020 diusulkan 1.750 bidang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bangka sertifikat tanah

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top