Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Awasi Titik Rawan Kebakaran Hutan, Kabupaten OKI Manfaatkan Drone

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir atau OKI, Sumatra Selatan, bakal mengoptimalkan penggunaan drone untuk mengawasi titik rawan kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 12 Juni 2020  |  17:15 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir atau OKI, Sumatra Selatan, bakal mengoptimalkan penggunaan drone untuk mengawasi titik rawan kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy, mengatakan pihaknya bersama pemkab telah siaga menghadapi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Sudah ada pemetaan titik rawan, sepanjang waktu kita akan awasi menggunakan drone khususnya wilayah rawan  karhutla itu,” katanya saat apel Gelar Pasukan dalam rangka Kesiapan Antisipasi Karhutla di Kabupaten OKI Tahun 2020, Jumat (12/6/2020).

Alamsyah mengatakan kondisi pandemi Covid-19, tidak mengurangi semangat penanganan dan pencegahan karhutla di OKI.

Kapolres juga mengungkap upaya preventif akan dikedepankan dalam penegakan hukum, namun demikian kata dia bukan berarti tidak ada tindakan tegas jika terjadi pembakaran hutan secara sengaja oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Jika masih ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab membakar hutan dan lahan, kami tidak akan segan-segan untuk memenjarakannya,” ujarnya.

Alamsyah juga mengajak seluruh elemen untuk bersatu karena pencegahan dan penanganan karhutla ini menjadi tanggung jawab bersama semua pihak di Kabupaten OKI baik Forkompimda, perusahaan maupun masyarakat.

“Harus sama-sama kita bahu-membahu, penanganan karhutla di Kabupaten OKI ini harus dilakukan dengan baik,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel kebakaran hutan
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top