Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tanggap Darurat Covid-19 Sumut Diperpanjang 7 Juni, New Normal belum Tentu Cocok

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara melanjutkan masa tanggap darurat Covid-19 yang akan berakhir besok (29/5/2020), hingga 7 Juni 2020.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  08:38 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi - Instagram
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi - Instagram

Bisnis.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatra Utara melanjutkan masa tanggap darurat Covid-19 yang akan berakhir besok (29/5/2020), hingga 7 Juni 2020.

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi menyampaikan pemprov masih mengkaji kemungkinan memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 yang akan berakhir 29 Mei 2020. Namun sebagai alternatifnya, pemprov akan melanjutkan masa tanggap darurat hingga 7 Juni 2020.

"Saat ini sedang dilakukan pengkajian sehingga kita mengetahui apa yang akan dilakukan. Apakah melanjutkan atau tidak. Tapi salah satu alternatifnya, kita akan lanjutkan hingga 7 Juni 2020," katanya dikutip dari keterangan resmi pada Kamis (28/5/2020).

Edy Rahmayadi menambahkan Sumatra Utara siap mengikuti imbauan pemerintah pusat mengenai penerapan kebijakan new normal. "Kita akan ikuti, tapi sebelumnya kita akan pelajari terlebih dahulu apakah itu akan cocok bila diterapkan di Sumut," imbuhnya.

Hingga 27 Mei 2020, pasien positif Covid-19 di Sumatra Utara bertambah 17 menjadi 332 orang. Dari kasus positif ini, sebanyak 116 pasien telah dinyatakan sembuh.

Jumlah pasien yang sembuh bertambah 2 orang dari hari sebelumnya. Pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga bertambah 1 menjadi 35 orang.

Sementara itu, pasien dalam pengawasan berkurang 35 menjadi 146 orang. Kota Medan masih menempati urutan pertama kasus positif Covid-19 paling banyak yaitu 227 orang, diikuti Deli Serdang 41 orang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut covid-19 New Normal
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top