Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PLN Perbaiki Gardu yang Terdampak Banjir di Tanah Datar dan Bukittinggi

Bambang Dwiyanto, GM PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat (UIW Sumbar), mengatakan pihaknya langsung bertindak cepat membantu aparat membuka akses jalan dan melakukan perbaikan jaringan listrik yang rusak setelah banjir bandang dan longsong sempat memutus aliran listrik ke lokasi terdampak banjir.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 07 April 2020  |  13:55 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, PEKANBARU—PT PLN (Persero) telah memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat banjir bandang di Kawasan Muaro Ambius Jorong Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Namun, masih ada 6 rumah yang listriknya belum bisa menyala.

Bambang Dwiyanto, GM PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat (UIW Sumbar), mengatakan pihaknya langsung bertindak cepat membantu aparat membuka akses jalan dan melakukan perbaikan jaringan listrik yang rusak setelah banjir bandang dan longsong sempat memutus aliran listrik ke lokasi terdampak banjir.

“Banjir bandang dan longsor memutus pasokan listrik untuk 20 gardu atau sekitar 2.500 pelanggan. Begitu banjir sudah berhenti dan dinyatakan aman, kami bersama masyarakat langsung mencoba buka akses. Personel PLN langsung cek kondisi listrik di lapangan dan segera memperbaikinya,” kata Bambang melalui keterangan resmi, Selasa (7/4/2020).

Adapun, tingginya intensitas hujan yang mengguyur Tanah Datar dan Bukit Tinggi di Sumatera Barat telah menyebabkan banjir bandang dan longsor yang memutus aliran listrik.

Hingga Senin (6/4/2020) malam, Bambang melanjutkan, PLN telah bisa menyalakan kembali seluruh gardu terdampak banjir.

“Jaringan Tegangan Menengah sudah normal, begitu juga dengan gardu. Semalam kita selesaikan jaringan tegangan rendah sekitar 30 pelanggan yang baru bisa kita akses karena sebelumnya masih tertutup lumpur,” ujar Bambang.

Namun demikian, masih ada 6 rumah yang kondisinya tidak memungkinkan untuk dinyalakan listrik. Dengan demikian, PLN masih menunggu perbaikan terlebih dahulu untuk keenam rumah yang rusak tersebut.

Pascabencana banjir dan longsor tersebut, PLN menyalurkan bantuan berupa bahan pangan bagi para korban secara bertahap dengan nilai Rp20 juta.

Sementara itu, PLN memastikan kondisi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Singkarak yang lokasinya berdekatan dengan lokasi banjir bandang dan longsor di Tanah Datar dan Bukittinggi masih aman.

“Alhamdulillah, PLTA Singkarak tidak mengalami gangguan dan dapat beroperasi secara normal. Jadi secara umum kondisi pasokan listrik aman. Nanti kalau jaringan sudah selesai diperbaiki, daerah yang terdampak banjir dan longsor sudah bisa kita nyalakan kembali,” tambah Bambang.

Pasca kejadian PLN juga menyalurkan bantuan berupa bahan pangan bagi para korban secara bertahap senilai Rp 20 juta. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekanbaru
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top