RS Martha Friska dan Wisma Atlet di Sumut Jadi Tempat Isolasi Corona

Rumah sakit tersebut disebut memiliki kapasitas 230 kamar yang siap digunakan.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  12:23 WIB
RS Martha Friska dan Wisma Atlet di Sumut Jadi Tempat Isolasi Corona
Ilustrasi: Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi. - Antara/Wahyu Putro A

Bisnis.com, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatra Utara menyiapkan dua rumah sakit dan Wisma Atlet Dispora Sumut, untuk penambahan ruang isolasi guna mengantisipasi lonjakan pasien terkait virus corona atau Covid-19.

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi telah meninjau Rumah Sakit Umum Martha Friska Multatuli dan Martha Friska Brayan, serta Wisma Atlet Dispora Sumut.

"Saya tidak mau nanti pasien PDP [Pasien dalam Pengawasan] berbaur dengan pasien umum. Untuk itu saya manfaatkan beberapa rumah sakit yang sudah tidak beroperasi lagi," terangnya dalam keterangan resmi, Senin (23/3/2020).

Kedua rumah sakit tersebut disebut memiliki kapasitas 230 kamar yang siap digunakan. Sedangkan Wisma Atlet Dispora Sumut yang belum dioperasikan, memiliki kapasitas 99 kamar.

Gubernur meminta nantinya tidak boleh ada warga yang masuk ke halaman gedung Wisma Atlet yang tengah disiapkan menjadi ruang isolasi.

Selain itu, Balai Diklat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia juga siap digunakan untuk menambah jumlah ruang isolasi dengan kapasitas 76 kamar..

Rumah Sakit GL Tobing di Tanjung Morawa, Deliserdang, saat ini juga tengah disiapkan sebagai pusat penanganan pasien terkait Covid-19. Rumah sakit milik PT Perkebunan Nusantara II itu, mampu menampung 60 pasien.

Aris Yudhariansyah, Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatra Utara, mengatakan pihaknya telah menyiapkan tenaga medis yang akan bertugas di rumah sakit yang menjadi pusat penanganan Covid-19.

"Sudah dilakukan bimbingan teknis kepada tenaga medis yang akan bertugas di rumah sakit pusat penanganan," katanya dalam konferensi pers pada Minggu (22/3/2020).

Sebelumnya, Gubernur menargetkan ada tambahan 1.000 ruang isolasi untuk penanganan Covid-19 di Sumut. Saat ini Pemprov telah mengantongi komitmen dari rumah sakit umum untuk penambahan 330 ruang isolasi.

Hingga Minggu (22/3/2020) pukul 17.00, jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) mengalami peningkatan 158 orang menjadi 496 orang yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sumut.

Kabupaten Simalungun mencatatkan jumlah ODP paling besar yakni 60 orang. Sedangkan jumlah ODP paling kecil yakni di Kabupaten Labuhanbatu dan Toba Samosir.

Sementara itu, jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) tidak mengalami peningkatan yakni 48 orang yang kini tengah dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19. Angka kasus positif Covid-19 juga tercatat masih 2 orang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumut, Virus Corona, covid-19

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top