Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Batam Periksa Kesehatan Tenaga Kerja Asal China

Dinas Tenaga Kerja Kota Batam bersama Dinas Kesehatan Kota Batam mengecek kesehatan sejumlah tenaga kerja asing (TKA).
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  18:04 WIB
Penumpang maskapai Wings Air menggunakan masker saat akan menaiki pesawat di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (4/2/2020). - Antara/ M Risyal Hidayat
Penumpang maskapai Wings Air menggunakan masker saat akan menaiki pesawat di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (4/2/2020). - Antara/ M Risyal Hidayat

Bisnis.com, BATAM - Dinas Tenaga Kerja Kota Batam bersama Dinas Kesehatan Kota Batam mengecek kesehatan sejumlah tenaga kerja asing (TKA) sebagai antisipasi kemungkinan penyebaran virus corona atau Novel Coronavirus - 2019 - nCov.

Dalam dua hari pemeriksaan ini, sedikitnya ada tiga perusahaan yang ditinjau tim dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Yakni PT Ghim Li di Kawasan Tunas Industri, PT TJK Power Kabil, Serta PT FCS RGP Plastic di Kabil.

"Minggu dua perusahaan yang kita datangi, hari ini cuman satu yang ada. Kita turun, menindaklanjuti arahan dari Wali Kota Batam, untuk mengecek kesehatan TKA yang ada di perusahaan-perusahaan," kata Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti di Batam, Senin (10/2/2020).

Dari peninjauan itu, di PT Ghim Li terdapat dua orang TKA yang baru masuk ke Batam pada 2-3 Februari. Namun, tenaga kerja tersebut tidak langsung dipekerjakan oleh manajemen perusahaan. Keduanya terlebih dulu di karantina di tempat tinggal yang disiapkan perusahaan.

Mereka dikarantina sampai 18 Februari. Nantinya, mereka akan dicek lagi oleh Puskesmas Batam Kota.

Adapun di PT TJK Power Kabil ada terdapat 91 TKA. Berdasarkan informasi yang diterima sekitar 20 orang pulang ke Tiongkok sebelum Imlek, Januari lalu. Hingga kini, TKA yang pulang belum dibolehkan untuk ke Indonesia. Sedangkan sisanya 71 orang tetap berada di Batam.

"Mereka masuk (Batam) langsung perusahaannya bertindak. Sisanya tidak pulang ke China, ada di Batam. Mereka yang tinggal, perusahaan ini rutin melakukan tes suhu tubuh setiap hari. Pengecekan dilakukan terhadap seluruh karyawan sebelum masuk kerja. Saat ini kondisi TKA yang ada sekarang dalam keadaan sehat," terangnya.

Rudi menegaskan, seluruh TKA yang dikunjungi dalam kondisi sehat. Kemudian, Disnaker Batam juga memanggil seluruh Human Resources Department (HRD) perusahaan yang mempekerjakan TKA asal Tiongkok. Tujuannya untuk memberikan pengarahan seputar kesehatan pekerja ini.

"Ini sebagai langkah antisipasi. Jadi kami juga memanggil HRD perusahaan yang memperkerjakan TKA asal Cina untuk diberikan arahan," ucap Rudi.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi. Meskipun tidak ada temuan, pemeriksaan dilakukan seputar gejala klinis 2019 n-CoV seperti demam, batuk, sesak napas, dan gangguan pernapasan lainnya tetap dilakukan. Hal ini sesuai dengan standart yang diberlakukkan.

"Sejauh ini tak ada yang sakit. Yang kita cek gejala klinis saja, salah satunya suhu tubuh. Pmeriksaan TKA sesuai arahan pimpinan jadi kita turun bersama," kata Didi. (K41)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china virus corona
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top