Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Blok Gas Sakakemang Milik Repsol Mulai Beroperasi 2023

Blok Sakakemang milik Repsol (perusahaan minyak dan gas asal Spanyol) di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, dipastikan beroperasi paling cepat pada tahun 2023.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  15:06 WIB
Ilustrasi bendera Repsol. - REUTERS/Paul Hanna
Ilustrasi bendera Repsol. - REUTERS/Paul Hanna

Bisnis.com, PALEMBANG - Blok Sakakemang milik Repsol (perusahaan minyak dan gas asal Spanyol) di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, dipastikan beroperasi paling cepat pada tahun 2023.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex mengataka rencana Repsol (perusahaan minyak dan gas asal Spanyol) untuk mengeksploitasi cadangan gas di blok itu tergolong cepat. Pasalnya, hanya lima tahun setelah penemuan sumber gas di Kecamatan Bayung Lencir tersebut pada Februari 2019.

“Informasi terbaru yang kami terima, tidak ada perubahan. Repsol akan memulai eksplorasi pada 2023 atau paling lambat 2024,” katanya, Jumat (31/1/2020).

Dodi mengatakan saat ini Repsol masih masih melakukan sejumlah eksplorasi di sekitar penemuan gas di Sumur Kaliberau II untuk semakin menyakinkan jumlah kandungan gas di kawasan tersebut.

Rencananya, kata Dodi, Respol akan memanfaatkan jalur yang sudah ada (eksisting) untuk membuat blok koridor seperti pada umumnya proses pengeboran migas.

“Pemkab sangat mendukung langkah-langkah yang diambil Repsol, dan sangat berharap eksplorasi segera terwujud,” ujarnya.

Penemuan cadangan gas baru di Sumur Kaliberau 2 (KBD2X) Blok Sakakemang disebut-sebut sebagai penemuan terbesar ke empat di dunia pada periode 2018-2019.

Sumur KBD2X di Blok Sakakemang itu diperkirakan memiliki potensi kurang lebih 2 Tcf (trillion cubic feet), atau menjadi temuan terbaik dalam eksplorasi migas di Indonesia dalam kurung waktu 18 tahun.

Penemuan ini berkat keputusan Repsol melakukan pengeboran ke-2 di dalam Blok Sakakemang pada 20 Agustus 2018 dengan dibantu dua anggota konsorsium lainnya, yakni Petronas dan Mitsui Oil Exploration.

Pengerjaan Repsol di wilayah kerja Sakakemang ini dapat dilakukan setelah perusahaan tersebut berhasil membeli operator sebelumnya, Talisman, pada 2015.

Sumur eksplorasi kedua Repsol di Blok Sakakemang ini berlokasi sekitar 60 km dari lapangan gas raksasa Suban, Musi Banyuasin.

Pada awal Februari 2019, Repsol kemudian menemukan potensi cadangan gas pada kedalaman sumur 2.430 MD.

“Keberhasilan sumur KBD2x akan membuka eksplorasi dari Sumatera Selatan hingga ke Sumatera bagian Tengah,” kata Dodi.

Dalam waktu dekat, Dodi mengatakan pemkab akan berkoordinasi dengan SKK Migas untuk membuat peta jalan pengembangan potensi energi di Musi Banyuasin.

Pemda berharap Repsol dapat segera berproduksi dan memberdayakan warga sekitar sesuai bidang dan keahliannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blok migas
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top