Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banjir Tapteng: Sumut Utamakan Perbaikan Rumah dan Infrastruktur

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara akan mengutamakan perbaikan rumah dan infrastruktur dalam penanganan dampak banjir bandang di Barus, Tapanuli Tengah.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  22:54 WIB
Edy Rahmayadi
Edy Rahmayadi

Bisnis.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatra Utara akan mengutamakan perbaikan rumah dan infrastruktur dalam penanganan dampak banjir bandang di Barus, Tapanuli Tengah.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi saat meninjau lokasi banjir pada Kamis (30/1/2020), seperti dikutip dari keterangan resmi.

"Untuk jangka pendek permasalahan yang harus diselesaikan lebih dulu adalah perbaikan rumah dan infrastruktur yang terdampak. Sementara untuk jangka panjang yang harus diselesaikan yakni sebab banjir bandang ini," katanya.

Di samping itu, pemprov akan segera memperbaiki jembatan dan jalan yang putus akibat banjir. Gubernur juga meminta pihak terkait untuk bersinergi memperbaiki kerusakan infrastruktur.

"Segera kita perbaiki, sehingga akses rakyat berjalan seperti biasa. Namun kita buat yang sementara, kemudian secara permanen akan kita lakukan," katanya saat meninjau jalan putus di Aek Muara Suhat.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Mega Hadi mengatakan saat ini korban banjir bandang yang masih berada di pengungsian berjumlah 500 orang. Adapun jumlah korban meninggal hingga saat ini berjumlah 8 orang. 

"Sudah ada yang pulang, karena tidak semua rumahnya rusak parah," terangnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top