Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Pusat Dorong Realisasi Investasi di Batam

Batam memiliki potensi investasi yang telah masuk dalam pipeline untuk direalisasikan.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  14:22 WIB
Sekretaris Kementerian (Sesmenko) Perekonomian, Susiwijono (tengah). - Bisnis/Bobi Bani.
Sekretaris Kementerian (Sesmenko) Perekonomian, Susiwijono (tengah). - Bisnis/Bobi Bani.

Bisnis.com, BATAM - Sekretaris Kementerian (Sesmenko) Perekonomian, Susiwijono, menuturkan Batam memiliki potensi investasi yang telah masuk dalam pipeline untuk direalisasikan. Hal itu diharapkan bisa dioptimalkan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam pada 2020 ini.

"KPI kita yang paling utama adalah masalah realisasi investasi dan ekonomi, itu yang akan kita kejar dan itu sudah kita diskusikan," kata Susiwijono di Gedung Marketing BP Batam, Senin (13/1/2020).

Selain optimalisasi realisasi investasi, Batam juga akan memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dimana prosesnya tinggal menunggu waktu untuk direalisasikan.

Alasan kenapa sampai saat ini KEK Bandara Hang Nadim Batam dan KEK Digital di Kecamatan Nongsa ini belum juga diresmikan, Susiwijono, menjelaskan saat ini PP tersebut tengah dibahas dalam Omnibus Law yang khusus membahas KEK.

"Dua revisi PP juga sedang menunggu itu. Jadi tetap harus dari regulasinya dulu, di undang-undangnya kita revisi di Omnibus Law, sementara PP nya juga sedang proses," kata dia.

Selain itu, di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, selain pengembangan MRO dari Lion Group dan Garuda yang sudah berjalan, rencana realisasi investasi dari UNIcal untuk pengembangan sektor serupa juga akan dilakukan.

Susiwijono melanjutkan, Kemenko bidang Perekonomian terus mendorong perbaikan sistem yang akan memudahkan realisasi investasi di Batam. Bersama stakeholder di daerah, penyempurnaan pada berbagai hal yang dilakukan akan membuat perekonomian Batam semakin baik.

"Batam ini potensinya banyak, kita sudah diskusi dengan teman-teman, kita minta target investasinya kita dorong betul, potensinyakan banyak yang sudah dipipeline, sampai antri," kata Susiwijono lagi.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menuturkan, realisasi investasi memang harus dilakukan sehingga akan segera memberi dampak dalam beberapa tahun ke depan.

Rudi mengaku tengah mengupayakan realisasi investasi pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada 2020 ini. Namun Rudi belum mau menyebutkan identitas perusahaan yang akan masuk tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top