Gubernur Edy Minta Agar Jalan Nasioal di Sumut Jadi Perhatian

Selanjutnya, Edy mengatakan bahwa Provinsi Sumut merupakan wilayah yang luas dengan jumlah 33 kabupaten/kota. Pembangunan bandara di Mandailing Natal (Madina) pasti sangat membantu dan memudahkan mobilitas.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 06 Desember 2019  |  14:23 WIB
Gubernur Edy Minta Agar Jalan Nasioal di Sumut Jadi Perhatian
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, DELISERDANG – Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi meminta agar Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia memberikan perhatian terhadap kondisi jalan nasional di Sumut.

Hal itu disampaikan Edy saat Komisi V DPR melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Sumatera Utara. Kunker dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi khususnya melihat kesiapan angkutan menyambut hari besar Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Kami mohon perhatian dengan kehadiran Bapak dan rombongan, kalau kebutuhan jalan ini memang bukan hanya karena Natal dan Tahun Baru, tetapi manfaatnya berkepanjangan dan efeknya berdampak ke banyak sektor, mulai dari ekonomi, sosial, pariwisata, dan lainnya," kata Edy melalui keterangan resminya Jumat (6/12/2019).

Selanjutnya, Edy mengatakan bahwa Provinsi Sumut merupakan wilayah yang luas dengan jumlah 33 kabupaten/kota. Pembangunan bandara di Mandailing Natal (Madina) pasti sangat membantu dan memudahkan mobilitas. “Mudah-mudahan ini juga dibantu dan dimudahkan prosesnya,” katanya.

Perihal kesiapan menyambut Natal dan Tahun Baru, Edy menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumut telah menyiapkan 27 pos yang disebar di kabupaten/kota khususnya daerah-daerah dengan penduduk mayoritas Nasrani. Pos tersebut untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan atau arus lalu lintas saat libur Natal dan Tahun Baru, yakni sesuai dengan yang ditetapkan pusat, selama 18 hari mulai 19 Desember 2019 hingga 6 Januari 2020.

“Dengan kehadiran rombongan Komisi V di Sumut untuk meninjau kesiapan, tentunya membantu kami untuk mengevaluasi apa-apa yang masih kurang dan perlu kami persiapkan. Sehingga nanti, mobilisasi saudara-saudara kita yang ingin berlibur dan melakukan aktivitas keagamaan bisa berjalan lancar,” harap Edy.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI  Syarif Abdullah Alkadrie menjelaskan bahwa kunker dilaksanakan sebagai salah satu tugas fungsi kedewanan dan pengawasan. Menanggapi harapan Gubernur, Syarif menyebut bahwa Komisi V DPR RI akan mendukung pembangunan jalan nasional di Sumut. Begitu pun dengan pembangunan Bandara di Madina.

“Pembangunan Bandara itu sudah masuk di Kementerian Perhubungan dan kita Komisi V sebagai mitra. Hal yang baik tentu akan kita dukung. Setelah kembali ke Jakarta, mungkin ini menjadi catatan-catatan yang kita bawa pulang nantinya,” ucap Syarif.

Untuk kesiapan menyambut hari besar keagamaan, Syarif mengimbau agar memperhatikan kondisi cuaca. Begitupun dengan moda trasportasi lainnya. Selain menggunakan jalur darat dan udara, banyak juga yang menggunakan kapal laut. “Prediksi dan pemantauan cuaca harus diperhatikan,” pesannya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah II Bintang Hidayat memaparkan sebaran lokasi pemantauan Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah II mencakup Bandara Kualanamu Deliserdang, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang, Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh.

Menurut Bintang, ada beberapa strategi yang akan diambil untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru  yakni meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas navigasi penerbangan, fasilitas keamanan penerbangan, memantau tren penumpang, dan melaksanakan instruksi Dirjen Perhubungan Udara. “Di antaranya kesiapan sarpras (sarana dan prasarana) armada, awak pesawat. Antisipasi delay, antisipasi penggunaan narkoba, antisipasi gangguan terorisme, dan lain-lain,” tutur Bintang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumut

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top