Akhirnya Warga Desa Sri Agung Menikmati Listrik

Warga Desa Sri Agung, Kecamatan Karang Agung Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, mulai menikmati jaringan listrik setelah puluhan tahun menanti.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 05 Desember 2019  |  18:30 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG – Warga Desa Sri Agung, Kecamatan Karang Agung Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, mulai menikmati jaringan listrik setelah puluhan tahun menanti.

Ferry Nainggolan, 54 tahun, mengatakan kehadiran listrik yang dialiri PT PLN (Persero) tersebut seperti sudah lama dinanti warga.

“Saya sudah 24 tahun tinggal di desa ini dan baru sekarang bisa merasakan listrik, rasanya tentu senang,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Kamis (5/12/2019).

Desa Sri Agung merupakan salah satu desa di Sumsel yang masuk dalam program Desa Berlistrik 2019.

Ferry menjelaskan sejak tahun 1983 Desa Sri Agung dibuka, masyarakat mengandalkan lampu minyak untuk memenuhi kebutuhan penerangan sehari-hari. Sementara bagi mereka yang sedikit beruang bisa mendapatkan listrik menggunakan mesin diesel.

Oleh karena itu saat didatangi petugas untuk dipasang listrik di rumahnya beberapa hari lalu, Ferry gembira bukan kepalang.

Baginya listrik bukan hanya untuk memenuhi penerangan saja tapi dengan listrik mereka bisa mendapatkan informasi terkini dari televisi.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pihaknya terus mendorong PLN untuk mengaliri setrum ke desa- desa yang selama ini belum berlistrik.

“Listrik ini penting, karena bagaimana anak-anak mau belajar benar jika tidak ada penerangan listrik sama sekali,” katanya.

Oleh karena itu, dia berpesan kepada warga agar fasilitas tiang listrik berikut kabel-kabel dan meteran yang sudah ada harus dijaga. 

Bupati Banyuasin Askolani menambahkan pihaknya telah berupaya untuk mendukung pemenuhan listrik bagi desa di kabupaten itu.

"Terus terang sudah puluhan tahun masyarakat menanti aliran listrik ini. Beberapa kali saya minta tolong gubernur karena saya ditagih janji oleh masyarakat,” katanya.

Saat ini, menurut Askolani, masih ada 5 desa lagi yang ditargetkan teraliri listrik pada 2020. Sehingga tahun depan harapannya Kabupaten Banyuasin terang benderang.

Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Wiluyo Kus Dwi Harto menjelaskan sejak tahun 2017 PLN telah memiliki pasokan cukup di Sumsel. Dengan kapasitas cadangan hingga 12 persen, perseroan mendukung pemerintah daerah untuk membangun Sumsel.

"Silahkan bangun dan majukan Sumsel. Karena kami sanggup siapkan listrik berapa pun bapak mau. Kami siapkan keandalan,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya dalam waktu dekat juga akan membangun listrik melalui kabel dari Musi Banyuasin hingga Muntok, Bangka. Bahkan sampai ke Belitung.

Lumbung energi, kata Wiluyo, saat ini bukan lagi slogan belaka karena saat ini dengan pasokan yang ada Sumsel sudah bisa mengaliri listrik hingga dari Lahat ke Lampung, hingga Sumatra Utara (Sumut) bahkan Aceh.

"Dan target kita Sumsel 2020, Sumsel 100% teraliri listrik," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, sumsel

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top