Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kadin Riau Tawarkan Hilirisasi Komoditas Nanas

Bisnis.com, PEKANBARU -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau menawarkan potensi dari hilirisasi komoditas nanas di daerah itu, dalam Rapimnas yang digelar di Bali, pekan lalu.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  16:37 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau menawarkan potensi dari hilirisasi komoditas nanas di daerah itu, dalam Rapimnas yang digelar di Bali, pekan lalu.

Wakil Ketum Kadin Riau Iva Desman menjelaskan saat Rapimnas pekan lalu, pihaknya bertemu dengan Waketum Kadin Anindya Bakrie, dan memaparkan potensi ekonomi wilayah itu.
 
"Di Rapimnas kemarin kami sampaikan ke Waketum Anindya Bakrie, kami minta supaya diagendakan kegiatan untuk mendorong investasi masuk ke Riau. Salah satunya kami tawarkan potensi nanas," ujarnya Selasa (3/12/2019).
 
Desman menjelaskan, sebelum Rapimnas juga pihaknya sudah mengadakan sejumlah pertemuan dengan pebisnis nasional, dan menjelaskan potensi hilirisasi komoditas nanas.
 
Dari pendataan yang dilakukan Kadin, nanas punya sentra produksi di beberapa daerah Riau seperti Rokan Hilir, Dumai, Indragiri Hilir, hingga Kampar.
 
Namun nanas di daerah itu banyak dijual dalam kondisi mentah, dan belum diolah menjadi produk bernilai tinggi.
 
"Ya ini memang kendala yang dihadapi petani nanas, saat panen raya dan tidak bisa diserap pasar, akhirnya banyak membusuk dan dibuang begitu saja. Harapan kami nanas ini bisa segera terealisasi untuk program hilirisasinya," ujarnya.
 
Adapun menurut data Kementerian Pertanian, produksi nanas Indonesia pada 2018 lalu mencapai 1,81 juta ton. Sentra produksi nanas tercatat di Lampung, Jabar, Sumut, Jateng, dan Jatim.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau kadin nanas
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top