Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sumut Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 26 November 2019  |  17:00 WIB
Ilustrasi Pengolahan Sampah - Bisnis/Annisa Margrit
Ilustrasi Pengolahan Sampah - Bisnis/Annisa Margrit

Bisnis.com, DELI SERDANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah, di Taman Cadika Lubukpakam, Deliserdang, Selasa (26/11/2019). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Sampai saat ini, Sumut menghasilkan timbunan sampah sekitar 10.091 ton/hari atau 3.683.135 ton/tahun, namun yang terkelola baru hanya 11 %.

"Hanya 11 % sampah kita yang terkelola, masalah utama pengelolaan sampah ini adalah perilaku dan peran serta masyarakat yang masih rendah, sehingga terus memproduksi sampah dalam jumlah besar," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sabrina melalui keterangan resminya Selasa (26/11/2019).

Masalah sampah ini terjadi di seluruh Indonesia, karena itu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan meluncurkan program Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah. Tujuannya agar mempermudah proses pengumpulan dan pengankutan ke tempat pengelolaan sampah dan pemrosesan akhir.

Gerakan pemilahan sampah dari rumah penting, karena secara nasional rumah tangga menghasilkan 36 % sampah, selanjutnya pasar dan perniagaan 38 %, dan sisanya 26 % dari perkantoran dan fasilitas publik.

"Gerakan ini dicetuskan Kementerian Lingkungan dan Kehutanan, dan ini gerakan yang sangat tepat karena sampah paling besar berasal dari masyarakat. Sekarang Pemprov Sumut mengaplikasikannya di Sumut,” katanya.

Sementara itu, menurut keterangan Wakil Bupati Deliserdang Yusuf Siregar, daerahnya selaku tuan rumah kegiatan ini menghasilkan timbunan sampah sekitar 1.078 ton/hari dengan jumlah penduduk 2.155.625 jiwa.

"Deliserdang sendiri menghasilkan sampah 1.078 ton/hari dan aktivitas serta kebutuhan manusia meningkat. Tidak ada pilihan lain, kita harus mengubah cara pandang kita terkait pengelolaan sampah," kata Yusuf Siregar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumut Binsar Situmorang mengatakan dengan membudayakan pemilihan sampah maka akan mempermudah pengelolaan sampah.

"Kalau sampah sudah terpilah maka akan mudah untuk pengelolaannya. Dan ini harus dilakukan sejak dari rumah tangga. Bila sudah terkelompokkan maka akan mudah dan cepat membuat sampah menjadi barang yang berguna dan bernilai," kata Binsar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut sampah
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top