Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Palembang Gunakan DAK dan Dana Aspirasi Rp72 Miliar Rehabilitasi Sekolah

Pemerintah Kota Palembang bakal menggunakan dana aspirasi dan dana alokasi khusus atau DAK senilai Rp72 miliar pada tahun depan untuk merehabilitasi sebanyak 60 gedung sekolah.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 12 November 2019  |  12:12 WIB
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda (kiri) saat meninjau salah satu gedung sekolah di kota itu. Istimewa
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda (kiri) saat meninjau salah satu gedung sekolah di kota itu. Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang bakal menggunakan dana aspirasi dan dana alokasi khusus atau DAK senilai Rp72 miliar pada tahun depan untuk merehabilitasi sebanyak 60 gedung sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Zulinto, mengatakan pihaknya mencatat puluhan gedung sekolah SD, SMP dan SMA yang tersebar di 18 kecamatan itu sudah harus diperbaiki atau dibangun ulang menjadi dua lantai.

Rehab ringan dan berat hingga pembangunan ulang gedung sekolah ini baru , akan dilakukan ditahun 2020 dengan total anggaran sebesar Rp 72  miliar dari dana aspirasi dan Dana Alokasi Khusus (DAK) bantuan pemerintah pusat.

“Palembang memiliki 248 SD dan 60 SMP, dari bangunan yang ada 45% fisik bangunan gedung SD banyak yang rusak, rusak berat dan ringan dan perlu penambahan ruang kelas,” katanya, Selasa (12/11/2019).

Zulinto menjelaskan,  selain mendapat kucuran DAK dari APBN 2020, pembangunan rehab gedung sekolah itu akan ditopang langsung dari dana aspirasi, yang didapat hasil koordinasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang.

Sementara untuk dana DAK, dia memerinci, akan digunakan untuk pembangunan toilet, perpustakaan dan penambahan beberapa ruang kelas baru.

“APBD kita tidak banyak, tapi hasil koordinasi dengan DPRD, dana aspirasi ini akan menghandle semua pembangunan fisik gedung sekolah,” katanya.

Dia menambahkan penyelesaian bangunan gedung sekolah yang mulai rehab ringan, berat hingga pembongkaran dan pembangunan ulang ini baru akan bisa diselesaikan pada tahun 2024.

“Oleh karena itu kita berharap anggaran pendidikan tidak dipotong,” katanya.

Sementara itu Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, mengatakan dari beberapa bangunan gedung sekolah yang dikunjungi banyak ditemukan beberapa bagian gedung sekolah sudah sangat memprihatinkan, mulai dari penerangan (instalasi listrik)  sekolah hingga genangan air saat hujan dan musim pasang-surut.

“Seperti di SDN 69 di Kelurahan 2 Ulu, bangunannya sangat sempit, dan beberapa bangunan sekolah sangat memprihatinkan, kita harapkan tahun depan sudah bisa direhab dan memiliki kantin dan bangunan penunjang lainnya,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang rehab sekolah
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top