Pemkot Palembang Dukung Sipendah

Walikota Palembang Harnojoyo melakukan penandatanganan kerjasama antara Polda Sumsel, Pemerintah Daerah dan PMI, tentang pembangunan Sistem Informasi Basis Data Golongan Darah.
MediaDigital
MediaDigital - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  13:24 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG -- Walikota Palembang Harnojoyo melakukan penandatanganan kerjasama antara Polda Sumsel, Pemerintah Daerah dan PMI, tentang pembangunan Sistem Informasi Basis Data Golongan Darah.

Sistem informasi tersebut ditujukan untuk  anggota Polri dan ASN Polri yang terintegrasi dalam pemenuhan kebutuhan darah di Provinsi Sumatera Selatan.  

Sebelumnya system yang bertajuk Sipenda itu telah diluncurkan Polda Sumsel.

Penandatanganan kerjasama juga dilakukan Ketua PMI Kota Palembang Fitrianti Agustinda, Gubernur Sumsel Herman Deru, Ketua PMI Sumsel Febrita Lusia Deru, serta Kapolda Sumsel Irjen (Pol) Firli Bahuri. Penandatanganan kerjasama dilakukan di Mapolda Sumsel, Kamis (10/10).

Kapolda Sumsel Irjen (Pol) Firli Bahuri mengatakan, Polda Sumsel membuat aplikasi Sipendah yang memudahkan pencari darah melalui database pendonor darah.

Dirinya mengaku, munculnya aplikasi Sipendah didasari pemikiran untuk melakukan perubahan dari kondisi saat ini.

"Ketika ada warga yang membutuhkan darah, mereka bisa menghubungi polres setempat dan dalam satu klik akan muncul daftar pendonor. Aplikasi ini merupakan  wujud dari kepedulian kita dengan sesama," ujarnya.

Walikota Palembang  Harnojoyo mengapresiasi adanya aplikasi Sipendah ini.

Dirinya mengaku akan menginstruksikan instansi terkait untuk mensinergikan aplikasi ini bagi ASN dan non ASN Kota Palembang.

"Sistem informasi basis data golongan darah ini merupakan terobosan yang baik. Tentunya hal ini akan kita dukung dan ikuti, untuk memberikan kebaikan bagi seluruh masyarakat," Ujar Harno.

Gubernur Sumsel Herman Deru juga mengapresiasi diluncurkannya aplikasi Sipendah. Menurutnya, aplikasi tersebut merupakan harapan bagi banyak orang.

"Kapolda sudah membuat terobosan luar biasa, serta akan memutus mata rantai mafia yang memperjualbelikan darah. Ini adalah panggilan hati bagi yang kuat untuk menolong yang lemah," ujarnya.

Dirinya berharap aplikasi ini dapat diadopsi seluruh kabupaten/kota sehingga dapat terkoneksi secara keseluruhan.

Menurutnya, Sipendah merupakan terobosan luar biasa dari Polda Sumsel untuk diikuti seluruh pemerintah daerah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemkot Palembang

Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top