Anggaran Pilkada 7 Daerah di Sumsel Capai Rp164 Miliar

Komisi Pemilihan Umum atau KPU Sumatra Selatan menyiapkan anggaran senilai Rp164 miliar untuk kegiatan Pilkada di 7 daerah pada tahun depan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  18:29 WIB
Anggaran Pilkada 7 Daerah di Sumsel Capai Rp164 Miliar
Ilustrasi.

Bisnis.com, PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Sumatra Selatan menyiapkan anggaran senilai Rp164 miliar untuk kegiatan Pilkada di 7 daerah pada tahun depan.

Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana mengatakan anggaran untuk Pilkada pada 23 September 2020 itu kemungkinan bisa meningkat.

“Bisa saja meningkat karena pada rapat koordinasi KPU RI beberapa waktu lalu ada usulan kenaikan honor petugas KPPS hingga 100%,” katanya, Selasa (8/10/2019).

Kelly mengatakan bahwa saat ini sudah ada enam daerah yang melakukan penandatanganan anggaran dana hibah yang nantinya akan disetujui melalui peraturan Mendagri. Sehingga KPU kabupaten/kota dalam waktu dekat akan menyusun.

“Pokoknya sosialisasi maupun perekrutan badan pokja dan program kerja lainnya pada bulan November dan Desember akan dimulai tahapan pemenuhan syarat pencalonan bagi calon kepala daerah perseorangan,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut sesuai tahapan dan jadwal PKPU nomor 15 tahun 2019 yang mengatur tentang tahapan dan jadwal pelaksanaan pilkada serentak yang akan dilaksanakan tanggal 23 September 2020 mendatang.

“Memang sekarang ini KPU Kabupaten/kota itu sudah mengajukan usulan dana hibah ke pemerintahan kabupaten masing-masing,” katanya.

Adapun sebanyak 7 daerah yang bakal menggelar pesta demokrasi tersebut adalah Kabupaten OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, PALI dan Ogan Ilir.

Sementara itu Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumsel untuk persiapan pilkada di tujuh daerah di Sumsel.

Sejauh ini, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Bawaslu yang akan mengelar Pilkada tahun 2020.

“Kita laporkan Bawaslu telah melakukan rakor dengan Bawaslu Kabupaten dan Bupati. Termasuk juga masalah anggaran dan persiapan merekrut Panwas Kecamatan sudah kita laporkan,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru mengharapkan tahapan pesta demokrasi Pilkada di tujuh daerah dalam Provinsi Sumsel Tahun 2020 berjalan dengan sukses.

“Saya tidak ingin urusan demokrasi ini terhambat. Penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu akan kita back up semaksimal mungkin,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumsel, Pilkada Serentak

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top