Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SOS! Pekanbaru Mulai Kehabisan Stok Masker N95 dan Air Purifier

Kabut asap yang sudah terjadi hampir dua bulan, membuat masyarakat berinisiatif membeli alat perlindungan seperti masker N95 dan mesin air purifier.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 19 September 2019  |  11:07 WIB
Pengendara kendaraan bermotor menembus kabut asap pekat dampak dari kebekaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019). Kota Pekanbaru menjadi salah satu wilayah di Provinsi Riau yang terpapar kabut asap pekat yang mengakibatkan jarak pandang menurun drastis di Kota tersebut. - Antara
Pengendara kendaraan bermotor menembus kabut asap pekat dampak dari kebekaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019). Kota Pekanbaru menjadi salah satu wilayah di Provinsi Riau yang terpapar kabut asap pekat yang mengakibatkan jarak pandang menurun drastis di Kota tersebut. - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU -- Kabut asap yang sudah terjadi hampir dua bulan, membuat masyarakat berinisiatif membeli alat perlindungan seperti masker N95 dan mesin air purifier.

Hari Siyanto, warga Pekanbaru yang juga Ketua Lazismu mengatakan saat ini stok masker N95 di daerah itu sudah habis, sehingga dirinya meminta bantuan dari rekan di Jakarta.

"Sekarang banyak toko yang stok maskernya habis, termasuk air purifier juga habis, karena itu kami kontak rekan di Jakarta dan koordinas ke daerah lain supaya bisa dapat," katanya Kamis (19/9/2019).

Dia mengaku mendapatkan masker N95 dari kiriman luar Pekanbaru, dan secara bertahap pasokan masker itu akan terus ditambah.

Untuk mesin air purifier, menurutnya dibutuhkan masyarakat dan lembaga sosial, karena mulai banyak berdiri posko evakuasi asap yang membutuhkan mesin pemurni udara.

Sementara itu Andi, Store Manager Ace Hardware Panam Pekanbaru menjelaskan memang permintaan mesin air purifier dari masyarakat setempat mengalami peningkatan.

"Air purifier saat ini sangat laris, karena masyarakat butuh udara bersih dari kabut asap. Karena itu sekarang pembeliannya harus indent," katanya.

Masa tunggu indent itu, diperkirakan sampai awal Oktober mendatang. Dengan penawaran harga mulai Rp1,99 juta.

Adapun saat ini kualitas udara di Provinsi Riau menurut data di website BMKG berada dalam level sangat tidak sehat, yaitu angka PM10 di posisi 338,08.

Polusi Udara

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Kabut Asap kebakaran hutan
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top