Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Riau Berasap, Kepala BNPB Datang Lagi ke Pekanbaru

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Provinsi Riau. Rencananya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB akan datang lagi ke Pekanbaru akhir pekan ini.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  16:57 WIB
Warga berkendara menembus kabut asap - ANTARA/Syifa Yulinnas
Warga berkendara menembus kabut asap - ANTARA/Syifa Yulinnas
Bisnis.com, PEKANBARU -- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Provinsi Riau. Rencananya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB akan datang lagi ke Pekanbaru akhir pekan ini.
 
Gubernur Riau Syamsuar mengatakan rencananya Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo akan hadir untuk meninjau sekat kanal serta meninjau proses pengendalian karhutla.
 
"Besok beliau akan ke sini, hari Jumat, beberapa agendanya akan ke Sungai Tohor Meranti, melihat sekat kanal. Di situ yang sukses dan sampai sekarang gambutnya tidak kering," katanya Kamis (1/8/2019).
 
Selain melihat sekat kanal di Meranti, Doni juga dijadwalkan memimpin langsung rapat pengendalian karhurla di posko gabungan di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
 
Adapun saat ini Riau menjadi daerah dengan titik panas atau hotspot paling banyak di Indonesia. BMKG Pekanbaru mencatat saat ini ada 126 titik panas di wilayah Riau.
 
Rinciannya yaitu Pelalawan 51 titik, Inhil 35 titik, Rohil 13 titik, Inhu 9 titik, Siak 7 titik, Bengkalis 4 titik, Kampar dan Dumai maaing-masing 3 titik, serta Rohul satu titik. 
 
Sebanyak 82 titik terindikasi sebagai karhutla, dengan jumlah paling banyak di Pelalawan sebanyak 39 titik. Wilayah ini berdekatan dengan Kota Pekanbaru ibu kota Provinsi Riau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau bnpb Kabut Asap
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top