Mesin Mobil Astri Kian Halus dan Bertenaga Saat Mengantar Pesanan

Bahan bakar dengan oktan tinggi itu wajar memiliki kualitas bagus dan berdampak ke tenaga mesin, karena sebanding dengan harga yang dibayarkan oleh konsumen.
MediaDigital
MediaDigital - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  11:03 WIB

PEKANBARU - Momen Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk Astri Ferani Silitonga meningkatkan penjualan salad buah dan pudingnya, karena memang selama bulan puasa itu konsumsi masyarakat cenderung meningkat.

Sejak dua bulan terakhir, Astri tidak hanya menjual salad buah melalui online shop, tetapi juga menjajakan dagangannya di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru dengan konsep mobil toko.

Ada juga produk lain yang dijual selain salad dan puding, yaitu banana coffee atau campuran pisang dengan kopi. Harga jual dagangannya mulai Rp15.000 sampai Rp20.000 per cup.

"Sudah jalan dua bulan lah jualan di sini, ya menjelang Ramadan biasanya yang belanja makin ramai, jadi sekarang selain di online juga dengan mobil di Panam ini," katanya Senin (20/5/2019).

Astri mengaku mobil ini tidak hanya dipakai berjualan, tetapi juga untuk aktifitasnya sehari-sehari. Untuk bahan bakar kendaraan, dia kerap memakai Pertalite dan juga Pertamax.

Ada banyak dampak positif yang dirasakannya dengan memakai Pertamax misalnya bunyi mesin kendaraan menjadi lebih halus, dan tenaga yang dihasilkan juga lebih kuat.

Astri menilai bahan bakar dengan oktan tinggi itu wajar memiliki kualitas bagus dan berdampak ke tenaga mesin, karena sebanding dengan harga yang dibayarkan oleh konsumen.

Karena itu dia mengaku tidak rugi harus membayar lebih, untuk mendapatkan kenyamanan berkendara di mobilnya dengan memakai Pertamax.

Selama berjualan, dia juga memakai mobilnya untuk mengantar pesanan pelanggan, khususnya yang membeli dalam partai besar. Misalnya dari komunitas yang sedang mengadakan acara.

"Pernah ya dapat pesanan salad buah sampai puluhan cup gitu, jadi antar langsung pakai mobil ke lokasi, acara arisan keluarga lah kira-kira," katanya.

Menurutnya penjualan salad buah akan tetap lancar meski tidak lagi Ramadan, karena buah-buahan sudah menjadi konsumsi wajib bagi masyarakat, khususnya yang peduli dengan kesehatan dan kebugaran tubuh. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina

Editor : Lili Sunardi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top