Manggar Diusulkan Sebagai Pasar Rakyat Tertib Ukur

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengusulkan Manggar sebagai pasar rakyat tertib ukur pada tahun ini dalam upaya menciptakan proses niaga yang sehat dan meningkatkan kepercayaan pembeli.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Maret 2019  |  17:25 WIB
Manggar Diusulkan Sebagai Pasar Rakyat Tertib Ukur
Ilustrasi kegiatan di pasar tradisional. - Reuters/Iqbal Rinaldi

Bisnis.com, MANGGAR – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengusulkan Manggar sebagai pasar rakyat tertib ukur pada tahun ini dalam upaya menciptakan proses niaga yang sehat dan meningkatkan kepercayaan pembeli.

"Pada 2018, dua pasar yaitu Gantung dan pasar rakyat Kelapa Kampit mendapat penghargaan sebagai pasar tertib ukur dan tahun ini kami usulkan Manggar," kata Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza, di Manggar, Minggu (31/3/2019).

Dia menjelaskan pasar yang tertib ukur akan mendatangkan kenyamanan kepada masyarakat dan perekonomian masyarakat akan berputar sangat cepat di pasar tersebut.

"Pemerintah daerah tentu memiliki tekad yang kuat bahwa semua pasar yang ada di daerah itu akan dikelola dan ditata dengan baik, terutama pasar rakyat yang muncul di daerah pedesaan," ujarnya.

Yuslih menambahkanmengelola pasar tidak sebatas tertib ukur, tetapi banyak sisi lain yang harus dibenahi di antaranya kebersihan, tata bangunan, retribusi, dan infrastruktur jalan dalam pasar.

"Pasar memberikan kontribusi cukup besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, karena ekonomi kerakyatan tumbuh dengan baik di pasar," ujarnya.

Yuslih mengatakan revitalisasi beberapa pasar rakyat di daerah itu sudah mesti dilakukan untuk menuju pasar modern, pasar digital, dan pasar teknologi.

"Pasar merupakan urat nadi pertumbuhan dan pengembangan ekonomi daerah, maka sangat membangun dan mengelola pasar dengan tepat," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pasar Tradisional, bangka belitung

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top