Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PHRI Sumut Keluhkan Okupansi Minim Walau Kamar Tak Bertambah

PHRI Sumatra Utara menyebut tingkat keterisian kamar masih minim kendati sejak tahun lalu tak ada penambahan jumlah kamar.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 12 Maret 2019  |  15:57 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MEDAN—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatra Utara menyebut tingkat keterisian kamar masih minim kendati sejak tahun lalu tak ada penambahan jumlah kamar. 

Ketua PHRI Sumut, Denny S Wardhana mengatakan tingkat keterisian kamar di dua bulan pertama tahun ini sebagian besar diakibatkan karena naiknya harga tiket pesawat rute domestik.

Sebagai gambaran, dia menyebut bila dibandingkan tahun lalu, tahun ini cenderung lebih sepi karena konsumen yang sebagian besar merupakan institusi swasta juga pemerintah memilih untuk mencari hotel di lain. 

Di Medan, katanya, sebelumnya kerap menjadi pilihan untuk melakukan pertemuan, pameran dan konvensi. Sayangnya, di tahun ini kegiatan cenderung lebih lengang. 

“Tahun lalu rata-rata penuh [keterisian kamarnya]. Yang ada karena tiketnya mahal, kegiatannya dipindahkan ke daerah lain, ke Jawa,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (12/3/2019). 

Menurutnya, tak heran bila tingkat keterisian kamar untuk hotel kategori bintang 3 Dan di atasnya menurun. Meskipun sebelumnya telah disebutkan bahwa harga tiket pesawat akan diturunkan, belum terlihat kenaikan okupansi dari sekira 250 anggota PHRI Sumut.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, pada Januari 2019 tingkat keterisian kamar semakin kecil yakni dengan rata-rata 43,7% atau turun 0,2 poin dari tingkat keterisian pada Desember 2018 yakni 43,9%.

Dari rata-rata TPK, angka keterisian tertinggi berasal dari hotel bintang 5 yakni sebesar 68,6%; hotel bintang 4 tingkat keterisiannya sebesar 50,3% dan hotel bintang 3 tingkat keterisiannya sebesar 32,1%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

phri okupansi hotel
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top