Pemprov Bangka Belitung Kirim Tim Bantu Korban Tsunami di Lampung

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan diwakili Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik Syahruddin melepas keberangkatan Tim Babel Peduli untuk membantu masyarakat korban tsunami di Lampung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  23:54 WIB
Pemprov Bangka Belitung Kirim Tim Bantu Korban Tsunami di Lampung
Penyintas tsunami Selat Sunda dari Pulau Sebesi berada di GOR Kaliada, Lampung Selatan, Lampung, Rabu (2/1/2019). - Antara/Wahyu Putro

Bisnis.com, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan diwakili Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik Syahruddin melepas keberangkatan Tim Babel Peduli untuk membantu masyarakat korban tsunami di Lampung.

"Doa kami mengiringi tim peduli korban bencana Lampung ini, semoga perjalanan lancar dan sukses melaksanakan misi kemanusiaan ini," kata Syahruddin saat melepas Tim Babel Peduli di Pangkalpinang, Kamis (28/2/2019).

Dia mengapresiasi Tim Babel Peduli di bawah koordinator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Babel memberikan berbagai bantuan sembako, obat-obatan, dan berbagai kegiatan sosial kepada korban gempa dan tsunami di Lampung.

Jumlah tim peduli yang berangkat sebanyak 50 orang terdiri dari berbagai instansi, perusahaan, dan lembaga masyarakat diantaranya BPBD, Dinsos, PT Timah Tbk., dan lembaga masyarakat lainnya.

"Kami berharap anggota tim ini menjaga nama baik dan marwah Pemprov Babel dalam menjalankan misi kemanusiaan di Lampung," ujarnya.

Menurut dia, Provinsi Kepulauan Babel di mata masyarakat nasional sudah sangat baik dalam membantu korban bencana alam. Misalnya bantuan kemanusiaan ke korban bencana alam di Pulau Mentawai, Lombok, Padang, Lampung dan daerah lainnya, Pemprov Babel memberangkatkan tim penanganan bencana, membangun rumah ibadah, dapur umum dan lainnya untuk meringankan korban bencana alam tersebut.

"Alhamdulillah, tim dari daerah ini selalu diterima istimewa oleh masyarakat korban bencana, karena tim ini bersungguh-sungguh membantu korban. Oleh karena itu, diharapkan tim ini untuk selalu menjaga nama baik dan marwah Babel. Jangan sampai pada pukul 11.00 WIB sudah minta makan,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Tsunami Selat Sunda

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top