Pansus RPJMD Sumut Minta Eksekutif Kejar PAD Rp18 Triliun

Panitia Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Utara meminta kepada kalangan eksekutif untuk fokus mengejar target Pendapatan Asli Daerah yang mencapai Rp18 triliun.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 25 Februari 2019  |  13:08 WIB
Pansus RPJMD Sumut Minta Eksekutif Kejar PAD Rp18 Triliun
Danau Toba dilihat dari Bukit Simarjarunjung Kabupaten Simalungun. JIBI - Nancy JUnita

Bisnis.com, MEDAN - Panitia Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Utara meminta kepada kalangan eksekutif untuk fokus mengejar target Pendapatan Asli Daerah yang mencapai Rp18 triliun.

Ketua Panitia Khusus DPRD Provinsi Sumut Syamsul Qodri Marpaung mengatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2018 hingga 2023 menargetkan PAD sebesar Rp18 triliun pada 2023. Adapun target PAD tahun 2019 adalah Rp15 triliun.

"Panitia khusus DPRD Provinsi Sumatra Utara pembahasan RPJMD meminta agar perhatian untuk peningkatan pendapatan asli daerah yang direncanakan akan mencapai Rp18 triliun pada tahun 2023 menjadi perhatian serius dengan melakukan optimalisasi sumber potensi pendapatan provinsi Sumatra Utara," ujarnya dalam sambutannya di Gedung DPRD Provinsi Sumut, Senin (25/2/2019).

Rekomendasi itu ditetapkan berdasarkan kesepakatan yang melibatkan delapan fraksi yakni Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi Hanura, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi PAN, Fraksi Nasdem dan Fraksi PKB.

"Fraksi yang belum dapat menyetujui dan meminta tambahan waktu pembahasan adalah Fraksi PDI Perjuangan," katanya.

Selain diminta fokus mengumpulkan PAD, pihaknya pun mendorong agar eksekutif merealisasikan target kunjungan wistawan mancanegara 500.000 kunjungan pertahun.

Kendati masih lebih rendah dari target nasional, pihaknya meminta agar destinasi wisata seperti Danau Toba dan Bukit Lawang bisa digunakan untuk menarik jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatra Utara.

"Danau Toba serta banyak kawasan startegis lainnya seperti Bukit Lawang untuk menarik wisatawan mancanegara ke Sumut," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumut

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top