Genjot Wisatawan, Museum Negeri Sumut Bakal Digitalisasi

Museum negeri Sumut akan memakai teknis digital untuk meningkatkan wisatawan
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  07:22 WIB

Bisnis.com, MEDAN--Wakil Gubernur Sumatra Utara Musa Rajekshah mendorong digitalisasi Museum Negeri Sumut agar mendorong minat kunjungan wisatawan. 

Menurutnya, museum diasosiasikan dengan tempat yang membosankan. Oleh karena itu, dia menilai perlu untuk melakukan revitalisasi dengan sentuhan teknologi agar tampilan dan cara penyampaian informasi di museum tersebut sehingga bisa menarik wisatawan. 

Dia berujar digitalisasi museum telah dilakukan di luar negeri dan bisa meningkatkan minat kunjungan. Dengan cara tersebut, dia menyebut pihaknya bisa memberdayakan museum guna mengedukasi masyarakat sekaligus miliki potensi menjadi tempat wisata edukasi.

"Kalau kami perhatikan di negara-negara maju itu, bagus-bagus museumnya. Teknologi yang digunakan di museum sudah menuju digitalisasi, interior dan display-nya menarik, mudah-mudahan kita akan segera mengarah ke sana,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (21/2/2019). 

Adapun, museum tersebut memamerkan benda-benda peninggalan sejarah budaya mulai dari masa prasejarah hingga perjuangan masa kini asal Sumatra Utara, Indonesia dan Thailand. 

Menurutnya, museum itu pernah menjadi museum terbaik di Indonesia tahun 2015. Kendati demikian, dia menyebut saat ini perlu revitalisasi agar koleksi, interior, penyajian informasi menjadi lebih menarik. 

Perinciannya, koleksi delapan etnis di Sumut harus ditambah. Lalu, menggunakan teknologi untuk menampilkan informasi, menambah pilihan bahasa agar menarik wisatawan asing juga meningkatkan aktivitas di museum.
 
"Memang museum yang sudah ada ini sudah baik, Bahkan pernah dinobatkan menjadi museum terbaik se-Indonesia pada tahun 2015. Tetapi tentu perlu kita tingkatkan lagi, khususnya dari segi koleksi, interior, penyajian informasi, dan lainnya," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
museum

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top